Top 3: Ramalan Kiamat 23 September 2017

Sapujagat, Jakarta – Ramalan-ramalan tentang kiamat kerap bermunculan. Laporan demikian memang selalu menarik perhatian, termasuk para pembaca Sapujagat kanal Global pada Rabu (20/9/2017) pagi.

Apalagi ramalan akhir dunia itu diprediksi dalam kurun waktu dekat, yakni 23 September 2017.

Kisah keteguhan hati pemilik rumah di China yang Selama 14 tahun menolak uang kompensasi penggusuran bangunan yang posisinya di tengah jalan ramai, juga ternyata menjadi sorotan.

Selain itu, alasan ilmiah terkait kegagalan diet juga menggelitik rasa ingin tahu pembaca.

Selengkapnya dalam Top 3 Global berikut ini:

1. Bumi Akan Kiamat pada 23 September 2017?

situs bernama Before Its News memprediksi bahwa bumi akan ditabrak oleh planet yang menyebabkan kiamat, yakni pada Desember 2015

Beberapa tahun yang lalu, ilmuwan senior angkasa luar NASA, David Morrison mementahkan teori kiamat dan menyebutnya sebagai hoax belaka.

Tidak, tidak ada planet yang disebut Nibiru, katanya. Bukan, itu bukan planet kerdil cokelat yang dikelilingi planet lainnya akan menghancurkan Bumi, tegas Morrison.

Namun, teori tentang Planet Nibiru baru-baru ini kembali mendapat perhatian baru. Ditambah lagi dengan tanggal yang tepat di mana akan terjadi peristiwa astronomi yang akan menciptakan kehancuran pada Bumi atau… kiamat.

Selanjutnya…

2. Halangi Jalan Selama 14 Tahun, Rumah Ini Akhirnya Diruntuhkan

Salah satu 'rumah paku' yang berlokasi di China timur dan akhirnya diruntuhkan pada 2012. (AFP)

Sebuah rumah di Shanghai, China, yang telah menghalangi jalan raya selama 14 tahun akhirnya diruntuhkan.

Para penghuni rumah yang dikenal dengan sebutan ‘rumah paku’ itu, menolak pindah sejak 2003. Mereka beralasan kompensasi yang diberikan pemerintah tidak sepadan.

Namun pada akhirnya mereka menyetujui paket kompensasi senilai 2,7 juta yuan dan memperbolehkan rumah mereka untuk diruntuhkan.

‘Rumah paku’ menjadi hal yang kerap terjadi di tengah pembangunan pesat oleh Pemerintah China.

Selanjutnya…

3. Kunci Sukses Turunkan Berat Badan

Ilustrasi Badan Gemuk atau Obesitas (iStockphoto)

Kabar gembira datang bagi mereka yang sedang berjuang menurunkan berat badan. Baru-baru ini, para ilmuwan menguak suatu rahasia menurunkan berat badan secara tepat.

Menurut penelitian terkait, para pelaku pengurangan berat badan lebih baik melakukan pola diet dan tidak diet secara bergantian setiap dua minggu.

Seperti dikutip dari Telegraph pada Selasa 19 September 2017, ilmuwan kesehatan bernama Profesor Nuala Byrne mengatakan bahwa metode tersebut mengatasi suatu fenomena yang dikenal sebagai ‘reaksi kelaparan’ (famine reaction).

Fenomena itulah yang menjelaskan mengapa diet sering gagal.

Selanjutnya…

Sumber

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*