Rem Hasrat Traveling karena DP Rumah Lebih Penting!

Sapujagat, Jakarta Bagi generasi millenial, traveling atau piknik adalah agenda yang wajib dilakukan beberapa kali dalam setahun. Traveling dipercaya sebagai aktivitas yang bisa membuat badan lebih bugar dan pikiran lebih segar.

(Baca juga: Tak Perlu Tunggu Liburan, Bikin Saja Kamar Cozy Ala Resor)

Dalam kondisi punya uang tabungan atau menggunakan fasilitas cicilan kartu kredit, nampaknya kelompok usia ini tak ambil pusing. Lantas, kalau begini terus kapan mereka akan berinsiatif untuk membeli rumah?

Dengan harga properti yang terus meningkat setiap tahunnya, Anda yang terindikasi keranjingan traveling tentunya harus lebih bijak dalam mengelola uang. Percaya atau tidak, bujet satu kali traveling domestik saja bisa dialihkan untuk biaya cicilan KPR satu bulan, loh!

Untuk itulah wanderlust atau hasrat berkelana menjadi godaan terbesar yang harus diredam mulai saat ini. Karena itu simak beberapa tips dari Rumah.com untuk mengurangi hasrat traveling berikut ini.

1. Membuat jurnal liburan

Apa yang Anda dapat dari liburan yang sudah dilakukan beberapa waktu yang lalu? Hasil foto yang indah? Pengalaman yang menyenangkan? Atau souvenir yang dibeli di lokasi wisata? Apapun itu, akan lebih berkesan apabila Anda merangkumnya dalam sebuah jurnal liburan.

Jurnal ini bisa diabadikan lewat postingan blog atau dipajang dalam sebuah bingkai foto. Tujuannya supaya Anda bisa kembali nostalgia, mengingat saat-saat berkesan tersebut namun tetap berada di rumah.

2. Menonton film bertemakan liburan

Sensasinya memang berbeda, tetapi menonton film setidaknya bisa membuat Anda melihat beberapa tempat indah yang menjadi lokasi syuting film. Keindahan sinematografi yang ditawarkan membuat Anda merasa seakan berada di sana.

Beberapa film bertema traveling yang bisa Anda simak misalnya Eat Pray Love dan Hector and the Search for Happiness.

3. Mulai belajar bahasa baru

Salah satu hal yang membuat liburan terasa menyenangkan ialah Anda bisa mempelajari budaya baru terkait makanan, bahasa, dan adat istiadat. Di rumah, Anda mungkin tidak bisa menyicipi makanan khas Tiongkok atau mempelajari adat istiadat Afrika, namun Anda tetap bisa mempelajari bahasanya.

Pilih bahasa yang ingin Anda kuasai beserta negara dimana bahasa tersebut menjadi bahasa ibu. Jadi, ketika Anda punya kesempatan untuk pergi kesana, Anda cukup fasih dan bisa berinteraksi dengan warga lokal disana.

4. Jalan-jalan sekitar tempat tinggal

Jika Anda bukan tipe orang yang suka keluar rumah, ini waktu yang tepat untuk memulainya. Ada banyak kegiatan seru yang bisa Anda lakukan di sekitar lingkungan tempat tinggal.

(Simak juga: Ragam pilihan perumahan dengan view yang indah dengan harga mulai dari Rp300 jutaan)

Mulai dari lari pagi atau sore, belanja ke toko yang baru dibuka, menyicipi restoran atau kafe yang belum pernah dikunjungi, atau hanya sekedar berkendara menikmati pemandangan lalu lintas (bukan di jalur macet, ya!). Meski sederhana, aktivitas tersebut terbukti bisa mengurangi penat, loh!

5. Duduk dan menikmati matahari terbenam

Menikmati menit-menit terbenamnya matahari tidak hanya berkesan dari tepi pantai saja, di balkon rumah Anda juga bisa mendapatkan pemandangan indah tersebut.

Perubahan warna langit yang dramatis juga nampak cantik dan membuat Anda merasa jauh lebih rileks ketimbang hanya di dalam rumah.

 

Isnaini Khoirunisa

Sumber

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*