Perampok dan Korban Tewas Usai Duel di JPO Tol Bekasi

Sapujagat, Bekasi – Dua pemuda tewas setelah jatuh dari jembatan penyeberangan orang (JPO) di Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi atau tepatnya di KM 38 pada Selasa (19/9) malam. Keduanya adalah perampok dan korbannya yang terlibat dalam pergumulan.

Kejadian berawal ketika korban yang diketahui bernama Ifan (18), warga Haji Gamun, Jatimakmur, Bekasi tengah duduk berduaan dengan kekasihnya di atas motor di JPO Jatiwarna.

Saat asyik mengobrol, keduanya dikejutkan dengan kedatangan tiga pemuda yang berboncengan satu motor. Mereka lalu memaksa korban untuk menyerahkan barang berharga.

“Dari informasi dan keterangan saksi, pelaku melakukan pemerasan dengan meminta HP korban,” kata Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede AKP Dimas Wicaksono kepada Sapujagat, Rabu (20/9/2017) dinihari.

Menghadapi pemaksaan itu, korban tidak tinggal diam. Apalagi, ponsel yang hendak digasak kawanan bandit jalanan tersebut adalah milik kekasihnya.

“Menurut keterangan saksi, korban sempat duel dan melakukan perlawanan terhadap salah satu pelaku yang menodongkan senjata tajam jenis celurit,” jelas Dimas.

Nahas, saat terjadi baku hantam di JPO yang sepi dan minim lampu penerangan itu, korban dan pelaku terperosok jatuh. Keduanya jatuh bersamaan, dari ketinggian 10 meter dan mendarat di bahu jalan Tol dengan posisi terlentang.

“Mereka jatuh, karena di lokasi ditemukan juga sejumlah lubang di pagar pengaman. Pagar jembatan itu sudah rusak kondisinya,” terang Dimas.

Sumber

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*