Indonesia-OKI Keluarkan Komunike Hentikan Kekerasan di Rakhine

Sebelumnya, JK menilai keputusan pemerintah memberikan bantuan ke Rohingya merupakan suatu tindakan yang baik. Terlebih, pemerintah menyumbangkan sebagian uang rakyat untuk kebaikan.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, kata JK, bantuan untuk Rohingya akan diberitahukan secara luas ke masyarakat.

Hal ini disampaikan berkaitan dengan pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Prabowo menilai bantuan pemerintah untuk Rohingya hanya pencitraan.

“Antara pencitraan dan informasi kan beda sedikit memang, tapi tergantung niatnya. Niat pemerintah adalah apa yang dibayarkan orang disumbangkan orang itu sudah terlaksana. Itu memang pemerintah apa saja juga berbuat begitu,” kata JK di sela-sela kunjungan di New York, Amerika Serikat, Selasa 19 September 2017.

Menurut dia, pencitraan dalam artian positif boleh saja. Hal itu agar masyarakat tahu ke mana saja uangnya digunakan.

“Rakyat itu kalau membayar pajak atau menyumbang supaya tahu. Apa yang Anda sumbangkan sudah sampai. Kalau kita diam-diam saja begitu kan nanti apa. Ini serba salah ini, diam-diam dikritik, terbuka juga dikritik,” kata JK.

Dia menegaskan, dalam bantuan Rohingya, jelas bukan pencitraan atau hanya sekadar bantuan lewat saja. Semuanya bentuk kepedulian pemerintah Indonesia.

“Dalam kasus ini bukan pencitraan dalam artian sekadar pencitraan. Tapi pencitraan yang positif penting, apa saja untuk sebagai pertanggungjawaban,” pungkas Jusuf Kalla.

Saksikan video menarik di bawah ini:

Sumber

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*