3 Alasan Pemkab Bogor Tutup Pesantren Ibnu Mas’ud

Warga Tamansari, Kabupaten Bogor, menilai bahwa pondok pesantren Ibnu Mas’ud menyebarkan paham radikal dan disebut sebagai sarang teroris. Oleh karena itu, warga berunjuk rasa di sekitar Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud

Ketua Yayasan Al Urwatul Wutsqo, Agus Purwoko yang membawahi Pesantren Ibnu Masud menyangkal adanya ajaran menyimpang. Ia menyebut, di pesantrennya hanya mengajarkan hafalan Alquran.

“Kami hadir di desa ini bukan untuk memberikan kerugian bagi masyarakat sini, tapi kami memberikan keuntungan bagi umat muslim seutuhnya. Kehadiran kami semata-mata ingin mengajarkan tahfidz Quran,” kata Agus Purwoko saat ditemui wartawan di Ponpes Ibnu Masud

Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pengasuh ponpes telah meminta orangtua santri untuk menjemput anak-anak mereka. Santri pun sudah dijemput keluarganya masing-masing sejak Jumat, 15 September lalu.

“Sudah dipulangkan ke rumah mereka masing-masing,” kata Kepala Desa Sukajaya, Wahyudin, di Ponpes Ibnu Mas’ud, Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/9/2017). (Apriliana Nurul)

 

Sumber

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*