Tips Aman Agar Rumah Terhindar Dari Perampokan

Tips AmanPerampokan sadis di Pulomas membuat mata kita lebih terbuka agar rumah kita aman dari perampokan. Polisi memberikan tips agar warga tak menjadi korban perampokan juga. Begini tips aman agar terhindar perampokan.

“Pertama, kalau bisa perumahan itu dipasang CCTV ya, satu atau dua biar terpantau di tempat keamanan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dihubungi detikcom, Rabu (28/12/2016) malam.

Menurut Argo, petugas keamanan warga atau satpam, siskamling, hingga Bhabinkamtibmas dari kepolisian harus dimanfaatkan untuk mencegah terjadinya kejahatan tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono (Rois/detikcom)

“Patroli kan lewat situ (suatu wilayah), diajak ngobrol. Kemudian nanti ada namamya patroli dialogis, setiap ketemu warga dialog,” ujarnya.

Argo mengimbau warga agar mengenali warga sekitarnya. Langkah ini bertujuan agar setiap warga yang keluar ataupun masuk ke suatu wilayah bisa diketahui.

“Kalau mau pergi ke mana pintunya ditutup, dikunci, sampaikan ke warga kalau mau pergi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengimbau warga agar memiliki perhatian terhadap diri dan lingkungan sekitar supaya tidak menjadi korban kejahatan.

“Kemudian kita punya komunikasi yang baik dengan tetangga, karena tetangga merupakan saudara kita yang terdekat,” kata Martinus saat dihubungi terpisah.

Menurut Martinus, upaya pengamanan diri dengan memanfaatkan teknologi, seperti kamera CCTV, juga perlu ditingkatkan.

“Kalau kita tidak mampu, kita bisa bersama-sama dengan orang yang ada di jalur itu, misalnya di beberapa ruas jalan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Ramlan Butarbutar cs beraksi di kediaman Ir Dodi Triono pada Senin (26/12), namun baru diketahui keesokan harinya, Selasa (27/12). Ada 11 orang yang disekap para pelaku di kamar mandi di kediaman Dodi di Jl Pulomas Utara No 7A tersebut, enam di antaranya tewas.

Seorang perwira polisi di Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota menyebut bahwa Ramlan Butar Butar dikenal sebagai perampok yang sadis.

“Dia tidak segan melukai korban, bahkan kalau korban perempuan tidak segan memperkosa,” kata seorang perwira satu melati di pundaknya ini, Rabu (28/12).

Ia mengaku sudah dua kali melakukan penangkapan terhadap tersangka. Pertama pada 2007 silam di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat. Ketika itu, Ia masih menjadi anggota Ditkrimum Polda Jawa Barat.

“Kasusnya perampokan, dia merampok perhiasan milik warga di dalam rumah,” ceritanya.

Setelah ditangkap, rupanya selang beberapa tahun kemudian Ramlan bebas. Polisi yang sudah memantau pergerakannya, kembali mengendus Ramlan melakukan aksi perampokan di Bandung. Tanpa pikir panjang, polisi pun kembali meringkus.

“Kami tangkap lagi dengan kasus perampokan juga,” ujarnya.

Setelah mendengar kabar bahwa pelaku perampokan di Pulomas, Jakarta Timur ialah Ramlan Butar Butar, Ia mengaku langsung teringat kepada sosok yang pernah ditangkap. Begitu melihat ciri-ciri, Ia yakin 100 persen bahwa tersangka memang yang pernah beraksi di sejumlah wilayah.

Selain di wilayah itu, Ramlan juga pernah mendekam di Polres Depok.

Baca Juga

Inidia 4 Tips Agar Rumah Aman Saat Liburan

Tips Liburan Anti Bosan di Rumah

Kronologi Pembunuhan Sadis Pulomas Dari Korban Yang Selamat

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*