Kronologi Pembunuhan Sadis Pulomas Dari Korban Yang Selamat

Pembunuhan Sadis Pulomas – Penyekapan dialami 1 keluarga berjumlah 11 orang di kamar mandi berukuran 1,5 meter x 1,5 meter persegi. Kesebelas orang tersebut disekap sejak Senin (26/12/2016) sore hingga Selasa (27/12/2016) pagi.

Akibatnya, enam orang tewas dan sisanya harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit.  Mereka adalah Dodi Triono (59), Diona Arika (16), Dianita Gemma (9), Amel yang merupakan teman anak korban, serta Yanto dan Tasrok yang merupakan sopir keluarga.

Kamar mandi tempat perampok menyekap Dodi Triono dan keluarganya di Jalan Pulomas Utara, Jakarta Timur, Selasa (27/12/2016) pagi.

Korban selamat, yaitu Zanette Kalila (13). Ia ditemukan masih hidup, bersama Emi, Santi (22), dan Fitriani serta Windy yang merupakan pembantu rumah tangga.

Baca : “Korban Selamat Beri Petunjuk Soal Pelaku Pembunuhan di Pulomas

Hingga kini polisi belum memastikan apa motif di balik kasus pembunuhan di salah satu rumah di Jalan Pulomas Utara, Jakarta Timur. Namun, salah satu korban, Zanette Kalila (13), menceritakan kronologi peristiwa  pembunuhan sadis Pulomas yang dia alaminya pada Senin (26/12/2016) sore itu.

Cerita itu disampaikan ulang oleh Tengku Kevin, saudara Zanette yang baru saja menjenguk Zanette di Rumah Sakit Kartika Pulomas, Selasa (27/12/2016) petang.

“Kondisi Zanette masih shock, tetapi tadi dia ada cerita-cerita sedikit. Sebelum kejadian, kondisi rumah lagi ramai,” ujar Kevin.

Mereka yang berada di dalam rumah itu adalah Dodi Triono (59) selaku pemilik rumah, kedua anak Dodi yang bernama Diona Arika (16) dan Dianita Gemma (9), Amel selaku teman anak Dodi, lalu dua sopir bernama Yanto dan Tasrok (40).

Selain itu, ada juga Zanette sendiri, Emi (41), Santi (22), lalu Fitriani (23) serta Windy (23) yang merupakan asisten rumah tangga.

Ketika orang di rumah tersebut sedang berkumpul, tiba-tiba Zanette melihat ada orang tak dikenal masuk ke rumah. Zanette belum bisa menyampaikan bagaimana ciri-ciri orang tak dikenal itu. Namun, kepada Kevin, Zanette menyebutkan ada dua orang tak dikenal yang masuk ke rumahnya.

“Ada yang bilang, ‘maling, maling’, tetapi karena di rumah waktu itu sebagian besar cewek-cewek, enggak bisa berbuat banyak. Cowoknya cuma tiga orang, om saya (Dodi) sama sopir,” tutur Kevin.

Sebagian besar anggota keluarga yang dirawat di RS Kartika Pulomas, disebut Kevin, masih terguncang. Namun, Kevin bersyukur tidak ada luka fisik yang parah di tubuh saudaranya yang selamat.

Meski begitu, anggota keluarga yang dirawat kini mengaku sudah tahu, beberapa di antara mereka yang sama-sama disekap telah meninggal dunia. Mereka yang meninggal dunia adalah Dodi, Diona, Dianita, Amel, Yanto, dan Tasrok.

“Saya berharap pelakunya cepat tertangkap,” ujar Kevin.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*