Heboh! Kisah Tukang Becak Tiba-tiba Berada Di Mekkah Gemparkan Warga Rembang

Kasrin Tukang Becak – Atas kuasa dari Sang Maha Pencipta, Kasrin bin Sumarto (60), warga Dukuh Gembul, Desa Sumberejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang Jawa Tengah tiba-tiba berangkat naik haji.

Pria ini berangkat pada Rabu (24/08/2016) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB.

Namun, keberangkatan Kasrin menunaikan haji ini, justru membuat heboh warga sekitar, karena dinilai sangat aneh. Sebab, Kasrin tidak pernah mendaftarkan diri untuk menunaikan ibadah haji, dan juga tidak pernah mengurus administrasi untuk keperluan haji, baik dari tingkat desa atau lainnya.

Baca : “3 KEANEHAN KASRIN TUKANG BECAK YANG BISA BERANGKAT HAJI TANPA DAFTAR

Warga sekitar pun, katanya, tidak pernah melihat Kasrin mempersiapkan diri dengan mengikuti pelatihan manasik atau bimbingan lain tentang haji yang dilakukan pemerintah. Bahkan, dari pihak pemerintah desa juga tidak pernah mengetahui itu.

Warga menduga Kasrin bisa berangkat haji karena dibantu makhluk lain.

Bahkan, hingga hari ini Kasrin masih berada di Mekah, bersama jutaan penduduk dunia ini, menunaikan ibadah haji.

Siswoyo, salah satu perangkat Desa Sumberejo, yang juga ikut mengantar keberangkatan Kasrin mengaku heran. “Ketika dalam perjalanan ikut mengantar Pak Kasrin, saya diselimuti kebingungan dengan keberangkatan Pak Kasrin menunaikan ibadah haji. Sebab, selama ini memang tidak pernah mengurus administrasi apapun di tingkat desa untuk keperluan naik haji, dan belum lagi jika dilihat secara kasat mata mengenai perekonomian keluarga yang makin membuat saya bingung,” katanya.

Dirinya mengatakan, yang ikut mengantar kepergian Kasrin ketika itu cukup banyak. Setidaknya ada tiga mobil, yakni mobil jenis Kijang LGX, satu truk dan bus. Kemudian pengantar juga ada yang menggunakan sepeda motor sebanyak 10 unit.

Menurutnya, keluarga dan tetangga mengantar Kasrin ke Masjid Jami’ Lasem, tempat berkumpulnya rombongan jemaah calon haji lain dari wilayah Rembang bagian timur yang menunggu jemputan bus. Rombongan calhaj yang berangkat malam itu tergabung dalam kloter 38.

Baca: “BUKAN DIBANTU JIN, SOSOK MISTERIUS INI YANG BANTU KASRIN TUKANG BECAK NAIK HAJI

Lebih lanjut dirinya menceritakan, ketika berangkat tersebut, Kasrin juga tidak mengenakan seragam seperti halnya calhaj lain yang berangkat secara resmi. “Saat keberangkatan itu, Pak Kasrin itu tidak membawa seragam haji baju batik atau apapun. Namun dia hanya membawa kemeja putih, celana hitam, peci dan tas kecil saja. Inikan sangat aneh,” paparnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*