Tanggapan Mabes Polri Perihal Pemuda Hina Patung Pahlawan

Hina Patung Pahlawan – Dikutip dari akun Wahyu Budhi Sulistyo, Sabtu (7/5), sebanyak delapan pemuda tiba-tiba naik ke atas patung pahlawan revolusi. Tak sekedar berdiri, dua di antaranya ada yg sampai memanjat dan duduk di atas kepala patung tersebut.

“Bentar lagi pada mewek di seret sama POM AU,” tulis Budhi dalam akunnya menyidir tingkah para pemuda dalam foto tersebut.

facebook

Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar mengatakan, bila yang dilakukan dua pemuda itu benar, maka sudah di luar batas.

“Jika itu benar dan bukan rekayasa itu sudah keterlaluan,” tegas Boy saat menjawabJawaPos.com, (Group Fajar), Sabtu (7/5) malam.

Menurut bekas Kapolres Padang ini, pemuda itu tidak memiliki rasa hormat kepada para pahlawan yang berjuang demi negara.

“Mereka pemuda yang melecehkan sejarah bangsa dan para pahlawan yang telah gugur,” sambung eks Kabid Humas Polda Metro Jaya ini.

Ulah para pemuda tersebut menimbulkan amarah para pengguna Facebook. Banyak yg mengecam tindakan anak-anak tersebut karena sudah menghina ketujuh pahlawan revolusi yg yaitu bagian dari Monumen Pancasila Sakti.

Untuk diketahui, Monumen Pancasila Sakti dibangun atas gagasan Presiden Soeharto. Monumen tersebut di atas tanah seluas 14,6 hektare.

Monumen ini dibangun buat mengingatkan kembali Gerakan 30 September atau dikenal dengan G30S yang menewaskan tujuh orang jenderal dan seorang perwira TNI AD. Gerakan tersebut diduga didalangi oleh DN Aidir yg yaitu pimpinan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*