Lihat Nih Paus Fransiskus Cium Kaki Imigran Muslim Jadi Viral di Media Sosial

Video Mengharukan – Paus Fransiskus pada jumat agung membasuh dan mencium kaki imigran muslim jelang ritual Paskah 2016. Paus Fransiskus membasuh dan mencium kaki tiga pria Muslim. Paus asal Argentina itu mengikuti teladan Yesus yang mencuci dan mencium kaki 12 pengikutnya di perjamuan terakhir sebelum wafat.

Paus Fransiskus merayakan Kamis Putih sebagai bagian dari prosesi menuju hari Paskah, dengan para pencari suaka di Castelnuovo di Porto, Italia.

Menurut dia, perang hanyalah untuk orang-orang haus darah yang berdiri dibalik industri senjata.

Hari Kamis Suci identik dengan ritual pembasuhan kaki Yesus sebelum disalibkan. Prosesi ini sebenarnya melambangkan pelayanan seorang pemimpin kepada anggota atau warganya.

Menurut Paus Fransiskus, gerakan melayani ini kontras dengan gerakan serangan bom di Brussel yang ingin menghancurkan persaudaraan antarmanusia.

“Kita semua memiliki perbedaan kultur dan agama, tapi kita semua bersaudara dan ingin hidup dalam kedamaian,” kata Paus Fransiskus dalam homili-nya.

Beberapa migran tidak kuasa menahan air mata saat Paus Fransiskus berlutut di hadapan mereka, menuang air suci, mengelap lalu mencium kaki mereka.

Paus Fransiskus benar-benar memberikan pesan untuk menjadi universal. “Kita semua, bersama-sama, Muslim, Hindu, Katolik, Koptik, Evangelis, adalah bersaudara. Anak-anak Tuhan. kami ingin hidup dalam damai,” kata dia.

Ritual itu dilakukan Paus Fransiskus pada Kamis Putih. Setelah mencium kaki pengungsi umat Islam, Paus Fransiskus kemudian berpidato di depan umatnya.

Begini pernyataan lengkapnya seperti dilansir Reuters, Jumat (25/3/2016).

Kita semua bersama, Muslim, Hindu, Katolik, Koptik, dan Evanjelis adalah saudara. Anak-anak dari Tuhan yang sama, yang menginginkan hidup dalam damai dan persatuan.

Tiga hari yang lalu, sebuah perang berlangsung, sebuah kehancuran terjadi di sebuah kota di Eropa yang dilakukan orang-orang yang tidak menginginkan kehidupan damai.

Di balik perilaku mereka itu ada tangan pembuat senjata, tangan para penyelundup yang menginginkan darah bukan perdamaian, yang menginginkan perang, bukan persaudaraan.”

Berita Terkait

Mengharukan, Pria Muslim Dengan Mata Tertutup Mengajak Ratusan Warga Berpelukan

Teror Di Paris, Surat Terbuka Untuk Teroris yang Bikin Kamu Terharu

Nyanyian Dari Gadis Down Syndrome Bikin Dunia Kagum

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*