12 Fakta Terbaru Kasus Sabu Bupati Ogan Ilir Yang Harus Kamu Tahu!

Bupati Ogan Ilir – Kasus sabu dan fakta terbaru dari Bupati Ogan Ilir  Ahmad Wazir Noviandi (27) akan membuat Anda terkejut. Petugas sempat mengeluarkan tembakan peringatan beberapa kali dalam penggerebekan pada Minggu (13/3/2016), pukul 21.30 WIB.

Sejak penangkapannya pada Minggu malam (13/3/2016) lalu, seketika nama bupati Ahmad Nawir menghiasi berita utama hampir di semua media. Dari kasus sabu Bupati Ogan Ilir, sapujagat.com merangkum fakta dari beberapa sumber.

1. Kekayaan Bupati Ogan Ilir

Dilantik menjadi Bupati pada 17 Februari 2016. Dengan demikian, Ahmad Wazir Noviandi menduduki kursi OI 1 belum sampai sebulan. Tercantum dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara, dia punya pundi-pundi harta sebesar Rp 20.319.445.000. Antara lain berupa Marcedes Benz, Jeep Wrangler, Range Rover, dan CR-V.

2. Tengah Pesta Sabu, Ditangkap Bersama Wakil Bupati

Selain Bupati Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, Wakil bupatinya, Ilyas Panji juga ditangkap pada penggerbekan Minggu malam (13/3/2016).

Namun sekitar pukul 00.54 WIB, tiga jam setelah penggerbekan, Wabup Ilyas dan beberapa orang keluar dari ruang pemeriksaan.

Mereka tidak menginap di sana seperti Ahmad Wazir, Ic alias Jo dan Md. Ilyas yang dicecar awak media tak banyak berkomentar. Katanya, keberadaan di di kediaman mantan Bupati OI yang tak lain orang tua Ahmad Wazir hanya untuk berkunjung.

“Saya datang setelah maghrib,” ucapnya. Tentang hasil pemeriksaan sementara, dia tak mau bicara. “Tanya saja ke dalam,”tukasnya.

3.Sampai di Jakarta, Bupati Ogan Ilir Masih Teler

Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Ahmad Wazir Noviandi, masih teler saat digelandang Badan Narkotika Nasional ke markas BNN di Cawang, Jakarta Timur, Senin (14/3/2016) sore.

Bahkan, saat dihadirkan dalam jumpa pers, sang bupati hanya cengaf-cengir. Tatap matanya kosong. Meski tangannya tak diborgol, tidak seperti empat rekannya yang diamankan, sang bupati tetap duduk santai.

Mengenakan baju biru, ia sesekali melongok ke arah Kepala BNN Komjen Budi Waseso, Deputi Pemberantasan Natkotika BNN Brigjen Arman Depari dan Kabag Humas BNN Kombes Slamet Pribadi yang memberikan keterangan pers.

Saat wartawan meminta izin mewawancarai Wazir, Budi Waseso tidak mengizinkan. “Jangan, dia masih dalam pengaruh narkotika,” kata pria yang karib disapa Buwas ini.

4. Baru Sebulan Dilantik, Bupati Ogan Ilir Ditangkap BNN

Penangkapan Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Noviadi bersama beberapa orang lainnya bukan hanya bikin geger warga Sumatera Selatan.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono pun terkejut atas penangkapan yang dilakukan BNN pada Minggu malam (13/3/2016) itu.

Agung mengaku tak menyangka kader Golkar yang baru dilantik sebulan lalu itu terlibat penggunaan barang haran narkoba.

“Ya memang saya sangat terkejut. Ini menjadi pelajaran dan saya kira kepada siapa pun, apalagi yang sudah jadi pejabat baik di parlemen maupun di eksekutif untuk menghindarkan penggunaan narkoba,” kata Agung, Senin (14/3/2016).

5. Lolos saat Tes Kesehatan Calon Bupati Ogan Ilir

Soal lolosnya Bupati Ogan Ilir dalam tes kesehatan pemilihan kepala daerah tahun lalu, salah seorang rekan kuliahnya mengatakan hal itu dikarenakan Ofi memang sempat berhenti. Dia diketahui berhenti selama masa kampanye dan menjelang hari pemungutan suara tanggal 9 Desember 2015 silam.

“Waktu mau diperiksa tes kesehatan memang sempat berhenti. Tapi sudah itu lanjut lagi. Memang sudah pecandu jadi susah buat berhenti,” kata rekan kuliah Ofi yang tak mau disebutkan namanya itu kepada RMOL Sumsel, Senin (14/3).

Sebetulnya, isu Ahmad Wazir Nofiadi menjadi pemuja sabu sudah pernah terangkat jelang pilkada. Ketika itu, beberapa tokoh masyarakat setempat nyatakan menolak dipimpin oleh bupati yang gemar menggunakan barang haram. Namun isu tersebut kemudian redup pasca keluarnya hasil tes kesehatan pasangan calon. Hasil tes menyatakan bahwa AW Nofiadi bersih dari narkoba.

6. Bupati Ogan Ilir Sudah Konsumsi Narkoba Saat Kuliah

Kebiasaan buruk Bupati Ogan Ilir (OI) Ahmad Wazir Nofiadi menggunakan narkoba ternyata bukan cerita baru. Sejak masih kuliah di jurusan psikologi Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta, dia sudah diketahui akrab dengan barang haram tersebut.

Bagi beberapa rekannya di bangku kuliah, perilaku buruk pria yang akrab disapa Ofi itu sudah jadi rahasia umum. Bahkan orangtuanya sendiri, mantan Bupati Ogan Ilir Mawardi Yahya, diduga sangat tahu kalau anaknya pemakai narkoba.

Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso memastikan, bahwa Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Noviadi Mawardi positif menggunakan narkotik jenis sabu.

Ahmad ditangkap pada Minggu (13/3) pukul 18.30 WIB oleh BNN di rumah pribadinya yang berada di Jalan Musyawarah III, Kelurahan Karanganyar Gandus, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan.

7. April, Bupati Ogan Ilir akan Menikah

Sugeng (37) Ketua RT  26/05 Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus itu, Ogan Ilir, Sumsel, cerita Bupati OI AW Nofiadi, sebentar lagi akan menikah.

“Setahu saya bulan empat ini Ofi mau nikah,” ungkap Sugeng, kepada Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group) kemarin.

Kabar pernikahan Ofi dengan wanita yang dicintainya, Anggita Moran, sudah terdengar di kalangan Pemkab Ogan Ilir. Bahkan, keduanya sehari setelah pelantikan Nofi, sudah foto pra wedding. Resepsi pernikahan sendiri rencananya digelar 30 April mendatang. ( Baca: Mirip Artis, Ini 8 Foto Cantik Calon Istri Bupati Ogan Ilir yang Diciduk BNN)

Melihat dari akun facebook Anggita Moran, gadis berambut panjang itu, tercatat bekerja di Bank BJB sejak 17 Desember 2015 yang sebelumnya bekerja di BRI.

8. Ayah Bupati Ogan Ilir Sangat Terpukul

Kondisi kediaman Mawardi Yahya, mantan Bupati Ogan Ilir yang juga ayah dari Bupati OI AW Nofiadi, di Jl Musyawarah RT 26/05 Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus itu, OI, terlihat sepi pada Minggu (13/3) malam. Pintu gerbang rumah mewah itu terlihat terkunci, dirantai dengan digembok.

Di rumah itu, ada Mawardi Yahya dan istrinya Ny Fauziah Mawardi. Mawardi sendiri bupati dua periode yang merupakan sesepuh Golkar Ogan Ilir. Dia langsung yang berjuang menghantarkan Nofiadi, anak keempatnya itu.

Baik ketika duduk di legislatif Ogan Ilir periode 2014-2019 maupun pencalonan bupati pada 2015 lalu. “Yang terpukul itu, Pak Mawardi. Dia berjuang habis-habisan demi kemenangan anaknya,” ujar seorang pengusaha yang tidak tak jauh dari kediaman Mawardi, kemarin.

Rekan Nofiadi diduga pesta sabu yakni Faisal Roce alias Ical ternyata satu RT dengan kediaman Mawardi. Ical tinggal di perumahan Bandar Permai, persis disamping rumah bupati OI.

9. Jika Terbukti, Golkar Akan Pecat Bupati Ogan Ilir

Partai Golkar akan mengambil langkah tegas terhadap Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir (AW) Noviadi jika terbukti telibat dalam kasus narkoba. AW ditangkap bersama beberapa orang lainnya oleh BNN pada Minggu malam (13/3/2016).

Atas kejadian itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi pemecatan jika pria yang akrab disapa Novi tersebut memang terbukti menggunakan narkoba.

Makanya Agung meminta BNN mengusut kasus ini sesuai prosedur, termasuk mencari tahu apakah Novi hanya sekadar pemakai atau juga ikut menjadi pengedar narkoba.

“Kita harus hindarkan tindakan yang kemudian bisa berujung pada politisasi. Saya percaya BNN obyektif. Tidak boleh menjatuhkan,” kata dia, Senin (14/3/2016).

10. Sabu Milik Bupati Ogan Ilir Dipasok PNS RSJ

Kepala BNN Budi Waseso mengatakan, sebelumnya menangkap BUpati Ogan ILir, petugas mengamankan ICN alias FA alias ICL, 38, PNS di Rumah Sakit Jiwa di Palembang, Sumsel.

“Dia (ICN) mengaku sering memasok narkoba pada Bupati Ogan Ilir,” tegas Buwas.

ICN  sudah lama menyuplai sabu ke Wazir. Dari pengakuan itu, BNN terus melakukan penelusuran. Termasuk mengumpulkan alat bukti, antara lain percakapan di alat komunikasi, memeriksa saksi dan tersangka. Lalu dari mana ICN mendapatkan sabu? Buwas menegaskan, itu masih ditelusuri.

“Sabar dulu, kami masih lakukan pendalaman,” ungkapnya.

11. Bupati Ogan Ilir Diintai Meski Saat Dampingi Jokowi  

Sepekan sebelum ditangkap, tepatnya pada Kamis (3/3/2016) lalu, Noviadi sempat mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja meninjau proyek pembangunan Jalan Tol Palindra Desa Pegayut.

Di situ bahkan Noviadi masih menunjukkan performanya sebagai kepala daerah yang semangat membangun Ogan Ilir untuk lebih baik.

“Kita sangat senang dengan kunjungan Bapak presiden ke sini bisa melihat dari dekat progres pembangunan. Memang harus lebih sering ditinjau. Sebagai bupati yang baru juga senang dengan adanya pembangunan ini,” kata Noviadi saat itu.

Padahal BNN sudah mengintainya sejak tiga bulan lalu jauh sebelum Noviadi resmi dilantik sebagai Bupati. BNN mensinyalir Noviadi sudah memakai narkoba sejak lama.

12. Warga Minta Bupati Ogan Ilir Dicopot

Ditangkapnya Bupati Ahmad Wazir Nofiadi langsung menimbulkan gejolak politik di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kurang dari 24 jam sejak sang bupati dibekuk Badan Narkotika Nasional, desakan menuntut digelarnya pilkada ulang sudah mulai disuarakan sejumlah pihak.

Salah seorang warga bernama Melly (23), mengatakan, semestinya sebagai kepala daerah, Ahmad Wazir Nofiadi lebih fokus mengayomi masyarakat dan mencontohkan hal baik.

“Tapi, baru satu bulan menjabat sudah berulah dan tertangkap narkoba oleh BNN. Sebagai warga Ogan Ilir kami sangat malu punya pimpinan seperti ini,” ungkap Melly, saat diwawancara RMOL Sumsel, Senin (14/3).

Sebagai warga asli Ogan Ilir, Melly meminta kepada Menteri Dalam Negeri untuk segera memecat AW Nofiadi dan melakukan pilkada ulang. Pasalnya, wakil bupati yang ada sekarang juga tidak bisa dipercaya.

Oleh BNN, Bupati Ogan Ilir dan bebrapa orang yang ditangkap bersama, dijerat pasal 112 ayat 1 juncto pasal 127 ayat 1a Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Sampai saat ini kasus Bupati Ogan Ilir masih dalam penyidikan. Mengenai hukuman, ancaman minimal empat tahun penjara, maksimal 12 tahun penjara.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*