Heboh! Inilah 2 Motif Jessica Bunuh Mirna Yang Disebut Media Australia

Motif Jessica Bunuh Mirna – Berita terbaru kasus Pembunuhan Mirna ialah ditolaknya Permohonan praperadilan Jessica Kumala Wongso oleh hakim tunggal I Wayan Merta. Hakim menilai penetapan Jessica sebagai tersangka, penahanan, dan pencekalannya, sah di mata hukum. Dengan adanya putusan tersebut, kasus dugaan pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan tersangka Jessica Kumala Wongso akan dilanjutkan.

“Pemohon tidak dapat menunjukkan dalil-dalilnya. Oleh karena itu, permohonan ditolak secara seluruhnya, ” ujar Merta saat membacakan vonisnya di Pengadilan Jakarta Pusat, Selasa (1/3/2016).

Sementara itu, media ABC Australia berbahasa Indonesia memberitakan kasus tewasnya sosialita Mirna Salihin. Berikut dua motif Jessica Bunuh Mirna sebagaimana dilansir media ABC Australia

Motif Jessica Bunuh Mirna Karna Cemburu Dan Dendam

Ahli hipnotis Kirdi Putra dalam penyelidikan Polisi Indonesia, Jessica Wongso diduga meracuni Wayan Mirna Salihin karena cemburu. Kirdi Putra telah mewawancarai Jessica Wongso dan tokoh-tokoh kunci lainnya dalam kasus pembunuhan yang telah menarik perhatian warga Indonesia tersebut.

Jessica dituduh membunuh temannya- Mirna Salihin, 27 tahun -yang ia pertama kenal di ‘Billy Blue College of Design’ Sydney, dengan menuangkan sianida ke dalam es kopi Vietnam di sebuah kafe populer Jakarta.

Menurut Kirdi, hubungan mereka kemudian merenggang dan tak bertemu satu sama lain selama minimal lima tahun.

Pada waktu itu, beberapa teman Jessica menjadi lebih dekat dengan Mirna, dan akhir tahun lalu Mirna menikah di Bali.

Jessica tak hadir dalam pernikahan Wayan Mirna.

“Sebuah motif yang mungkin semacam kecemburuan dan dendam. Pertama, teman-temannya diambil, kedua, Mirna menjalani kehidupan yang lebih baik daripada Jessica -itu bisa menjadi motif,” jelas Kirdi.

Ia juga telah memeriksa pesan instan yang dikirim antara kedua perempuan itu dan mewawancarai teman-teman keduanya dan serta suami Mirna.

Kirdi mengatakan, tak ada bukti yang mendukung spekulasi yang beredar di Indonesia bahwa kedua perempuan itu adalah sepasang kekasih. (baca: Isi WhatsApp Yang Dibeberkan Ayah Mirna)

Perlilaku Jessica Wongso Saat Datang dan Memesan Kopi

Kirdi Putra lebih lanjut telah melihat rekaman CCTV di cafe, menurutnya Jessica berperilaku aneh sebelum dan sesudah Mirna jatuh sakit. Rekaman itu menunjukkan bahwa Jessica memesan tiga minuman dan kemudian ia meninggalkan untuk pergi ke toko terdekat. Dia membeli tiga item dari toko dan kembali ke kafe dengan tiga kantong terpisah.

Dia meletakkan tas di atas meja untuk menutupi minuman dari pandangan dan beberapa menit kemudian meletakkan tas di lantai, sebelum Mirna dan teman-teman lainnya tiba.

Kirdi mengatakan, ini bisa menjadi momen ketika sianida ditambahkan ke kopi. Jessica minum seteguk kopi dan kemudian bereaksi dengan terkejut dan berkata, “Ini tidak enak”.  Dalam hitungan detik, ia jatuh kembali di kursinya, menderita sakit parah.

Kirdi mengatakan, Jessica terus berperilaku aneh; berjalan dengan tenang dan perlahan-lahan ke meja kafe untuk mendapatkan segelas air untuk seorang teman yang sedang sekarat, kemudian bersihkan data ponsel dan lepaskan celana yang dikenakannya saat pergi ke kafe olivier.

Hipnotis forensik juga mengatakan bahwa sebelum kematian Jessica, itu relatif mudah untuk mendapatkan sianida di Indonesia. Sianida digunakan sebagai cara mudah untuk menangkap ikan; takaran kecil sianida ditempatkan di kolam renang atau air yang mengalir akan membunuh ikan dan membuat mereka mengapung ke permukaan.

“Warga desa menggunakan sianida untuk memberi racun ke air,” kata Kirdi.

Tapi Kirdi juga menyebutkan, tidak ada bukti fisik yang kuat terhadap Jessica.

‘Kami tak ingin Jessica mati’

Polisi Indonesia telah menyatakan bahwa mereka sedang menyelidiki kehidupan Jessica di Australia. Sebab Kombes Muhammad Iqbal mengatakan ingin mengetahui racun sianida di dapat dari Indonesia atau Australia.

“Kami juga ingin tahu apakah sianida berasal dari Indonesia atau Australia, jadi kami pergi ke sana,” kata juru bicara Polda Metro Jaya, Muhammad Iqbal.

Polisi Federal Australia membantu kasus ini setelah Indonesia berjanji untuk tidak menjatuhkan hukuman mati. Polisi Australia juga telah membantu menjernihkan gambar CCTV.

Ayah Mirna juga sempat mengatakan bahwa ia tak ingin Jessica Wongso dihukum mati.

“Saya tak ingin Jessica mati. Ia masih muda dan kami memiliki belas kasihan padanya. Apa yang saya inginkan adalah pengakuan jujur yang benar, apa yang Mirna lakukan padanya, mengapa Jessica membunuhnya?,” tuturnya.

Ia melanjutkan, “Ini akan membuat kami merasa lebih baik dalam keluarga.”

Berita Terkait

Ini Bukti Terbaru Krishna Murti Saat Berkunjung Ke Australia Dalam Kasus Mirna

Tiru Kasus Mirna, Teroris Teror Pakai Sianida

Ini Cara Mbah Mijan Ungkap Kasus Mirna, Bikin Merinding

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*