Sadis! Asuransi Jiwa Wayan Mirna Senilai USD5 Juta, Jadi Motif Pembunuhan?

Kasus Wayan Mirna – Jessica Kumala Wongso mengaku menjadi korban dari konspirasi keluarga Wayan Mirna Salihin. Jessica melalui pengacaranya Yudi Wibowo mencium ada upaya tidak sengaja dalam pembunuhan Mirna, dan Jessica dituding sebagai pelakunya.

Pengacara Jessica Kumala Wongso, Yudi Wibowo Sukinto menduga uang adalah motif di balik pembunuhan Wayan Mirna Salihin. Dia menyebutkan, keluarga Mirna mendapat uang sebesar $ 5 juta dari asuransi jiwa di luar negeri atas kematian Mirna.

“Saya curiga ada asuransi jiwa atas nama Wayan Mirna dengan jumlah besar di luar negeri. Kalau motif dibunuh maka (pembunuh Mirna) dapat asuransi USD5 juta,” ujar Yudi dalam pesan singkat kepada media, Jumat (4/3).

“Infonya, Mirna punya asuransi jiwa di luar negeri. Nilainya sekitar $ 5 juta. Itu bila Mirna tewas dengan motif dibunuh,” katanya saat dikonfirmasi Jumat (4/3).

Sejauh ini, kata Yudi, hanya Jessica yang disasar sebagai pelaku. Padahal, bisa saja ada orang lain yang membunuh. “Itu tidak menutup kemungkinan,” tambah dia.

Menurutnya, bila Mirna benar diracun dengan zat sianida, dia akan tewas dua jam setelah menenggak kopi beracun itu.

“Kalau sianida, diminum pukul 16.00, matinya pukul 18.00 WIB. Kalau secepat itu, maka Mirna kemungkinan punya penyakit lain,” sambungnya.

Meski begitu, Yudi menuturkan, sejauh ini usai ditolak praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pihaknya fokus ke pokok perkara di persidangan.

“Tapi yang pasti kami santai saja. Nanti ketahuan juga kalau ada rekayasa dari polisi. Kasihan Jessica kambing hitam saja,” tuntasnya

Sebelumnya, Jessica diduga melanggar Pasal 340 dari Hukum Pidana tentang Rencana Pembunuhan dan Pasal 338 KUHP, pembunuhan dengan sengaja ancaman maksimal hukuman mati.

Jessica dan Mirna menjadi teman ketika keduanya terdaftar di Billy Blue College of Design. Berbeda dengan Mirna yang Langsung kembali ke Indonesia setelah lulus, Jessica lebih memilih untuk bekerja di Australia, tepatnya di Ambulance New South Wales sebagai desain grafis.

Jessica telah kembali ke Indonesia pada tanggal 5 Desember 2015 untuk mencari pekerjaan. Saat itulah ia berkomunikasi dengan Mirna dan sepakat untuk bertemu di restoran Olivier, 6 Januari lalu.

Pada pertemuan di Olivier, Jessica tiba dua jam lebih awal dari waktu yang ditentukan. Jessica kemudian membelikan es kopi vietnam yang diminta Wayan Mirna, dan cocktail serta fashioned fazerac untuk Dia (Jessica) dan Hani.

Tapi pertemuan berakhir kutukan, karena Mirna meninggal setelah minum seteguk kopi. Hasil uji forensik Mabes Polri menunjukkan bahwa kopi mengandung sekitar tiga gram sianida cukup untuk membunuh empat sampai lima orang sekaligus.

Berita Terkait

12 Foto Wayan Mirna Salihin Meninggal Usai Ngopi di Grand Indonesia

Ini 9 Fakta Rekonstruksi Kasus Mirna, Yang ke-9 Bikin Penasaran

Inilah Foto Hot Jessica dan Mirna Yang Di Bilang Hoax Oleh Polisi

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*