Kronologi Polisi Ganteng Dor Kepala Sendiri

Polisi Ganteng – Tragis nasib Polisi Ganteng Iptu Syahir Perdana Lubis harus tewas dengan Pistol sendiri karna penyakit yang ia derita tak kunjung sembuh. Kepala Unit Reserse Mobile Polresta Bandar Lampung Inspektur Satu Syahir Perdana Lubis (23) di duga meninggal pada Jumat (5/2/2016) malam atau Sabtu pagi. Hasil otopsi memperkirakan, korban meninggal lebih dari 13 jam sejak ditemukan, Sabtu (6/2/2016) sore.

Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih mengatakan Iptu M Syahir Perdana Lubis diperkirakan sudah meninggal 13 jam lebih. “Korban sebelumnya sakit lambung yang tidak sembuh-sembuh mungkin putus asa,” kata Sulis, melalui ponsel tadi malam (6/2/2016).

Menurut Sulis, korban diketahui meninggal saat anggotanya menghubungi dan nomor ponselnya tidak aktif. Saat didatangi ke rumah dinasnya, pintu dalam keadaan terkunci. “Saat digedor ditemukan korban sudah meninggal,” kata Sulis.

Sulis mengatakan Iptu M Syahir Perdana tLubis ewas akibat luka tembak di sebelah kanan kepalanya tembus sampai belakang.

“Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara dan divisum luar sejak pukul 16.30 sampai 17.00, selanjutnya jenazah akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek untuk diautopsi guna menentukan penyebab kematiannya,” kata Sulis, tadi malam (6/2/2016).

Kematian polisi ganteng secara tragis, kini jadi perbincangan hangat di Bandarlampung. Ternyata sebelum tewas dengan nenembak kepalanya sendiri,Iptu Syahir Perdana Lubis. pulang kampung ke Medan Sumatera Utara.

Jasad Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi Polresta Bandarlampung ini pertama kali diketemukan oleh anak buahnya yang mendatangi rumah dinas korban, Sabtu petang tadi. Pasalnya sejak Sabtu pagi, Syahrir tidak masuk dinas.

“Korban ditemukan sekitar pukul 16.00 oleh anggotanya yang sedang mencarinya karena Iptu Syarir tidak kelihatan seharian. Saat pintu kamarnya diketuk, sama sekali tidak ada jawaban dan pintu tersebut dalam keadaan terkunci,”  kata Kabid Humas Polda Lampung AKBP. Dra. Sulistiyaningsih,

Sedangkan Kasat Reskrim  Polresta Bandarlampung, Kompol Deri Agung Wijaya mengatakan  Iptu Syahrir sebelum tewas, dua minggu lalu izin minta pulang kampung ke Medan.” Bahkan setelah pulang kampung saya dibawain oleh-oleh bolu meranti,”kata Kompol  Deri.

Sementara itu, menurut Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin, diduga kuat Iptu Syahrir tewas dengan menembak kepalanya dengan cara diredam pakai bedcover dan bantal. “Itu dilakukan biar tidak terdengar suara letusan oleh penghuni rumah dinas lainnya,” kata Ike Edwin.

Tidak ada yang menyangka Iptu M. Syahrir tewas dengan cara tragis karena sosoknya yang begitu familiar dan dikenal dekat dengan seluruh anak buahnya dan insan pers

“Kami tidak menyangka kalau almarhum pergi secepat itu karena tadi masih masuk kantor dan tidak ada tanda-tanda sama sekali. Hany saja terlihat agak pendiam hari ini,” ujar salah seorang anak buahnya.

Setelah disalatkan jenazah Kanit Resmob Polresta Bandar Lampung Inspektur Satu Syahir Perdana langsung dibawa ke Tempat Pemakaman Muslim (TPM) Simpang Tagsi untuk dikebumikan.

Tampak anggota polisi, marinir turut mengangkat kerenda jenazah ke TPM. Selain itu ratusan pelayat juga turut mengantarkan jenazah Syahir ke peristirahatan terakhir.

Sesampainya di TPM tersebut, sudah ada tampak liang galian tempat peristirahatan terakhir almarhum. Sementara itu ayah Almarhum, H Syahrul Hakim Sh turut mengantarkan ke TPM tersebut.

Polisi Ganteng Syahrir mempunyai 20 ribu followers lebih dari instagramnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*