Lowongan Supir Transjakarta Dibuka ! Inidia Syarat Menjadi Supir Bus Transjakarta Dengan Gaji Rp 6 Juta

30 Bus TransJakarta Gandeng diluncurkan: Bus Transjakarta gandeng atau articulated terparkir di Halte TransJakarta Ancol saat peluncuran, Jakarta Utara, Rabu (22/1). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali melakukan penambahan sebanyak 30 armada bus Transjakarta gandeng atau articulated bus dengan rute PGC - Ancol dan Harmoni - Lebak Bulus.

Menghadapi tahun baru 2016 ini, pemerintah dinas kota jakarta membuka lowongan untuk supir bus transjakarta. Pembukaan lowongan sopir dan kernet Transjakarta ini dilakukan seiring dengan pengadaan bus yang mencapai 2.000 unit pada 2016.

Direktur Utama PT Transjakarta Antonius NS Kosasih mengatakan, PT Transjakarta membuka lowongan besar-besaran untuk posisi sopir dan kernet. Untuk masing-masing posisi, Transjakarta membutuhkan 6.000 orang.

“Kami pengadaan 2.000 bus artinya kami perlu 6.000 sopir dan 6.000 kernet atau istilah kami itu, on-board,” ujar Kosasih melalui keterangan tertulis, Minggu (03/01/2016).

Pembukaan lowongan ini sekaligus untuk mengantisipasi kemungkinan sopir angkutan umum lain beralih ke Transjakarta.

Kosasih sebagaimana dilansir Kompas memprediksi, angkutan umum lain akan ditinggalkan setelah bus Transjakarta semakin banyak, murah, dan aman.

Dengan demikian, menurut dia, sopir yang kehilangan pekerjaan karena angkutan umum lain yang ditinggalkan penumpang tersebut bisa melamar ke PT Transjakarta.

Inilah syarat menjadi supir bus transjakarta :

Beginilah syarat bagi Anda yang hendak melamar pekerjaan sopir dan kernet Transjakarta adalah, hanya perlu memiliki SIM B1 umum dan SIM B2 umum.

“Buat semua sopir dan kernet angkutan umum lainnya, tidak usah khawatir kehilangan pekerjaan jika layanan kami sudah banyak. Silakan mendaftar ke kami,” ujar Kosasih.

Menurut dia, gaji sopir bus transjakarta single pemegang SIM B1 umum akan digaji 2 kali UMP, atau kurang lebih Rp 6,2 juta.

Sementara itu, gaji sopir bus transjakarta tingkat pemegang SIM B2 umum, akan menerima gaji 2,5 kali UMP, dan sopir bus gandeng pemegang SIM B2 umum akan menerima gaji 3 kali UMP.

“Tentunya dengan jam kerja yang pasti dan asuransi jiwa dan kecelakaan yang bisa mencapai Rp100 juta di luar BPJS. Penerimaan sopir juga kami buka terus,” ujar Kosasih.

 

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*