Astaga, Nenek Ini Masih Kuat Jalan Walaupun Pisau Tertancap Di Punggungnya

Sapuajagat.com – Sungguh malang nasib nenek bernama Siti Aminah (70). Ia menjadi korban penusukan oleh seorang wanita gila di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Doni Prasetyo seorang saksi mata mengungkapkan awalnya ia sedang melaju ke arah Tanggulangin dari Surabaya untuk menemui rekan kerjanya. Saat dalam perjalanan, Doni merasakan HP di sakunya bergetar terus. Akhirnya Doni memutuskan untuk berhenti di pinggir jalan untuk melihat HPnya.

Doni mencari tempat yang teduh dan sepi orang agar leluasa membuka HP. Akhirnya ia menemukan tempat teduh di daerah Candi, sekitar 300 meter sebelum Pabrik Gula, dan berhenti di situ seorang diri. Saat sedang membaca dan membalas pesan, Doni mendengar dari belakang suara lirih seorang wanita meminta tolong.

Nenek-Siti-Amanah-jadi-korban-insiden-penusukan-710x434

Saat menoleh, Doni dikagetkan degan apa yang dilihatnya. Tepat di belakangnya ada seorang nenek berjalan sempoyongan dengan punggung tertusuk pisau menancap sekitar 20 cm. Nenek tersebut terlihat mengeluarkan banyak darah.

“Nenek tersebut berkata-kata cuma lirih saya tidak faham. Langsung saja sontak saya tolong beliau dibantu satu pengendara yang lewat dan menyempatkan berhenti di situ. Dan ada satpam juga daerah situ ikut datang mendekat,” tutur Doni di akun Facebooknya seperti dikutip brilio.net, Rabu (11/11).

Sepertinya, lanjut Doni, nenek tersebut tidak sadar dengan kejadian yang menimpanya. Sebab, menurut satpam yag dikutip Doni, saat menunggu angkot nenek itu ditusuk pisau dari belakang oleh seorang wanita gila. Orang gila tadi pun langsung lari dan hingga saat ini belum ditemukan.

Orang-orang di sana juga mengatakan orang gila itu sering kadang memukul orang lewat bahkan menggunakan batu pula. “Saya pun langsung cari bantuan. Untung saya tahu teori bahwa pisau itu tidak boleh dicabut. Jadi saya melarang untuk mencabut pisau. Karena bisa merobek syaraf dan kalau terkait hukum, bisa ada sidik jari kita. Dan pertolongan tercepat bukan cari RS melainkan ke polisi terlebih dahulu. Saya ke pos polisi terdekat. Untungnya polisi di Sidoarjo sangat sigap langsung datang ke TKP bareng saya. Tidak lama juga ada pula polisi lain yang naik mobil datang,” sambung Doni.

Secepatnya nenek tersebut dibawa polisi ke rumah sakit. Yang patut diwaspadai, orang gila tadi sampai sekarang belum tertangkap dan masih berkeliaran. “Berhati-hatilah‬ dan selalu waspada dari depan dan belakang,” pungkas Doni.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*