Hal Inilah Yang Selalu Membuat Pak Raden Bersedih

Kabar meninggalnya Pa Raden menghebohkan netizen. Para netizen langsung menyebarkan informasi itu dan menduduki urutan teratas di Twitter. Seperti akun @indrawidjaya yang mengucapkan bela sungkawa terhadap kabar telah berpulangnya Pak Raden.

Pak Raden menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat (30/10/2015) sekitar pukul 22.00 WIB.

Ada satu hal yang membuat almarhum tokoh kenamaan dalam serial boneka Si Unyil, drs Suyadi (82) alias Pak Raden, bersedih. Menurut mantan peragawati Ratih Sanggarwati (52), pamannya itu selalu sedih jika melihat anak-anak zaman sekarang tumbuh melampui batas usia yang sebenarnya.

“Beliau selalu sedih dan khawatir melihat anak-anak bacaannya itu enggak sesuai umur. Atau anak-anak yang didandani melampaui usianya,” ucap Ratih kepada wartawan usai melayat di kediaman Pak Raden, di Jalan Petamburan III RT 03/RW 04, Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (31/10/2015) pagi.

Selama ini, kata Ratih, pria yang identik dengan belangkon dan kumis tebalnya itu selalu memerhatikan kondisi anak-anak Indonesia. Bahkan, ia menilai Pak Raden hingga usia senjanya masih memiliki jiwa anak-anak.

“Beliau luar biasa. Bagi saya selalu berjiwa kekanak-kanakan. Pelihara puluhan kucing itu membuktikan jiwa anak-anaknya keluar. Makanya dia selalu mikir, bagaimana ya bacaan anak-anak sekarang, lagu anak-anak sekarang, buku-bukunya,” ucap Ratih.

Saat ini jenazah Suyadi alias Pak Raden masih disemayamkan di kediamannya yang berada di kawasan Petamburan. Rencananya, Suyadi akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut sekitar pukul 12.00 WIB. Baca Juga :  Pa Raden Meninggal, Inilah 8 Fakta Pak Raden yang Jarang Diketahui Publik

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*