Monce Lily Bikin McDonald Sarinah Mencekam Karena Tak Diberi Makan Gratis

Sapujagat.com – Pelaku pengrusakan Mc Donald, Sarinah, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (16/10) pagi berhasil diamankan aparat Polsek Menteng. Monce Lily (42) pelaku pengerusakan gerai makanan siap saji McDonald, Sarinah, Thamrin pagi tadi dikenal warga sekitar sebagai preman yang suka berbuat onar. Sering kali dia melakukan intimidasi berupa pemalakan di kawasan pusat.

“Banyak warga yang takut melapor karena dia memang suka mengancam warga dengan senjata tajam,” ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Menteng, Ajun Komisaris Polisi, Ridwan Soplanit, Jumat, (16/10).

Pelaku pengrusakan mcdonald sarinah

Diterangkan Ridwan, bahwa Monce yang keturunan Kupang, NTT, juga sering mabuk-mabukan serta sering meminta uang ‘jatah preman’ dari para penjaga toko disana dengan alasan untuk uang keamanan.

Sehingga, lanjut Ridwan, tak aneh jika pria yang bertempat tinggal di kawasan Tanah Abang tersebut melakukan pengrusakan di McDonald, Sarinah. Polsek Menteng pun akhirnya menciduk Monce setelah berbuat onar. Monce pun kini mendekam di ruang tahanan Polsek Menteng. Dia terancam dijerat pasal 170 tentang Pengerusakan fasilitas publik dan pasal 351 tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

mcdonald sarinah dirusak preman

Ridwan pun mengimbau bagi warga Menteng yang menerima ancaman baik itu dalam bentuk psikis maupun fisik agar segera melapor. “Kami akan secepatnya merespon dan segera menangkap pelakunya,” tandas Ridwan.

McDonald’s Sarinah, lokasi dimana Monce Lily (41) mengamuk kini situasinya sudah kondusif. Terlihat beberapa pengunjung yang sebagaian besar pekerja kantoran itu sudah kembali berdatangan untuk bersantap siang.

Tidak ada bekas-bekas kekerasan seperti kacah pecah dan kursi yang sempat berserakan akibat aksi pria yang juga dikenal preman asal Tanah Abang itu.

“Memang sudah dibersihkan dan kaca yang pecah juga sudah diganti,” kata security MCD, Mustaqim (45) yang ditemui di lokasi, Kamis (16/10).

McDonald Sarinah

Hanya terlihat satu buah pintu kaca yang dicopot pengelola. “Tadi pintu itu memang sempat dirusak pelaku. Tapi sekarang sudah diganti,” kata Mustaqim.

Petugas keamanan yang sudah bekerja selama 10 tahun itu mengakui, Monce memang dikenal warga maupun pedagang di Sarinah suka memalak dan meminta uang setoran. Anak buahnya yang mencapai puluhan orang juga cukup disegani warga sekitar.

“Sebagaian orang sana (Timur). Biasanya minta setoran sama pedagang,” katanya seranya mengaku pihaknya tak bisa berbuat apa-apa.

Oleh sebab itulah, Mustaqim meminta agar pihak Kepolisian rutin berpatroli dan tak segan menangkap pelaku.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*