Inilah Kesaksian Sang Bidan yang Melihat Siluman Setan Merah

Polisi mengunjungi warga yang sedang siskamling dan mendengar cerita yang disampaikan warga. Arah pembicaraan sama yakni hadirnya sosok siluman mata merah di perkampungan mereka.

Tak ingin warga larut akan isu dan opini siluman mata merah yang berkembang, aparat pun melaksanakan patroli malam dibantu anggota Polres HSU. Aparat juga berusaha menenangkan warga Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, yang digegerkan dengan isu siluman mata merah.

Berbekal cerita warga dan data yang dikumpulkan, akhirnya polisi mendatangi bidan yang pertama melihat sosok yang disebut siluman mata merah. Bidan tersebut menjelaskan bahwa sosok yang dilihatnya itu menyerupai kucing, tapi bukan kucing dan matanya merah ketika terkena cahaya.

“Jadi bukan siluman atau hantu, tapi kata bidan itu binatang yang menyerupai kucing, meskipun warga masih ada yang kurang puas akan penjelasan tersebut,” kata Misransyah ketika mencari fakta kepada bidan yang dimaksud.

Setelah fakta yang dituturkan saksi, polisi menyimpulkan bahwa sosok itu siluman mata merah yang menggegerkan warga adalah  berang-berang rawa yang masuk ke pemukiman warga.

“Setelah dibuktikan itu berang-berang yang masuk pemukiman dikarenakan rawa mengalami kekeringan. Sehingga lari ke pemukiman,” paparnya.

Hingga tadi malam, aktivitas warga mulai kondusif, meskipun sebagian warga masih tetap melaksanakan siskamling namun tak sedahsyat hari-hari sebelumnya.

“Suasana saat ini sudah kondusif. Kami ingin mematahkan isu yang menyesatkan warga dengan fakta,” ungkapnya, seperti dilansir Prokal, Rabu (14/10/2015).

Dia mencurigai, ada oknum yang dengan sengaja menghembuskan isu ini, sehingga masyarakat menjadi takut dan panik. Namun berkat informasi dan dukungan fakta akhirnya isu ini berhasil diredam.

Sementara itu, Farid warga Babirik mengakui memang isu ini lagi heboh di kampungnya. Beberapa warga desa rutin melaksanakan siskamling.

“Meskipun desa kami tidak masuk wilayah yang gempar isu siluman mata merah. Namun warga juga berjaga-jaga,” kata pemuda Desa Babirik Hulu ini.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*