Hari Kemerdekaan, Inilah 5 Fakta Terlupakaan Saat Hari Kemerdekaan

Sapujagat.com – Hari ini Jatuh pada hari senin 17 agustus 2015 merupakan hari bersejarah bagi rakyat indonesia bertepatan dengan 70 Tahun Indonesia Merdeka. Semangat Hari Kemerdekaan RI ke-70 dirasakan oleh semua orang, namun tahukah Anda bahwa ada fakta unik proklamasi, ya fakta unik dan kejadian unik yang terjadi mewarnai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Inilah 5 Fakta Terlupakaan Saat Hari Kemerdekaan

1. Soekarno sedang sakit pada saat Pembacaan Proklamasi

soekarno4

Tahukah Anda pada saat pembacaan Proklamasi sebenarnya Pahlawan Proklamator sekaligus Presiden Pertama kita ini sedang sakit? Soekarno sedang menderita malaria yang menyebabkan dia tidak enak badan dan demam. Soekarno menyebutnya sebagai: “Pating greges”. Pada saat itu Bung Karno harus begadang bersama sahabatnya untuk menyusun naskah Proklamasi di rumah Laksamana Maeda. Setelah selesai, Bung Karno dialiri chinineurethan intramusculair dan meminum obat pil brom chinine serta kemudian tidur. Besoknya Bung Karno bangun pada pukul 09:00 dan tepat pada pukul 10:00 membacakan teks Proklamasi. Setelah selesai mengumandangkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan dilakukan upacara bendera, Bung Karno kembali ke kamar tidur dan beristirahat namun revolusi telah dimulai.

2. Proklamator sebenarnya bukan hanya Soekarno-Hatta

soekarno-hatta

Pada saat penyusunan naskah Proklamasi yang hadir di tempat itu dan ikut rapat tentu bukanlah Soekarno dan Hatta saja melainkan ada sahabat-sahabat mereka seperti Achmad Soebardjo, Sajuti Melik dan Soekarni. Namun usul Bung Hatta supaya semua yang hadir di rapat tersebut menandatangi teks proklamasi tersebut ditolak oleh Soekarni, salah satu pemuda yang hadir pada penyusunan naskah. Oleh karenanya, Bung Hatta menggerutu, “Huh, diberi kesempatan membuat sejarah tidak mau.”

3. Upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Indonesian_flag_raised_17_August_1945

Fakta unik proklamasi lainnya adalah upacara berlangsung tanpa protokol, korps musik, konduktor dan pancagram. Namun pada saat itu rakyat Indonesia yang telah berada di halaman rumah Soekarno serentak menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan berbaris rapi tanpa ada yang memandu. Sungguh luar biasa!

4. Negatif Dokumentasi Kemerdekaan Diletakan Di Bawah Pohon

teks proklamasi

Berkat Kebohongan Frans Mendoer, Fotografer yang mendokumentasikan detik-detik menjelang kemerdekaan yang menyatakan pada tentara Jepang bahwa ia tidak meiliki negatif photo tersebut dan sudah menyerahkannya pada Barisan pelopor, sebuah gerakan pelopor. Padahal negatif dokumentasi tersebut sengaja ia tanam dibawah pohon dekat halaman Kantor harian Asia Raja dan sampai saat ini-lah dokumentasi tersebut bisa kita saksikan.

5. Bendera dari kain Tukang Soto dan Seprai

Ibu Fatmawati menjahit bendera pusaka merah putih, 15 agustus 1945

Jika saat ini bendera negara dibuat dengan seapik-apiknya, hal tersebut jauh berbeda dengan bendera merah putih pertama yang dikibarkan saat proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945. Warna putih dari bendera didapat dari seprai tidur Bung Karno sedangkan warna merahnya didapat dari kain tukang soto.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*