Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Dengan Suplemen

Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Dengan Suplemen

Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Dengan Suplemen – Melakukan aktivitas sehari-hari perlu tenaga yang cukup dan istirahat yang cukup. Sering ketika kita melakukan aktivitas sehari-hari badan kita terasa pegal-pegal dan mungkin pernah pandangan kita menjadi berkunang-kunang.

Masalah diatas merupakan masalah yang sering dihadapi oleh para pekerja rutin setiap harinya. Oleh karena itu kita perlu asupan vitamin dan suplemen yang dapat menunjang vitalitas serta daya tahan tubuh kita.

Agar tidak gampang sakit kita harus rutin berolahraga dan menjaga asupan nutrisi. Jika diperlukan, tak ada salahnya untuk mengonsumsi suplemen untuk mendapatkan vitamin dan mineral tambahan selain banyak makan sayuran dan buah.

Berikut adalah cara meningkatkan daya tahan tubuh dengan suplemen :

  • Cara pertama

Menjaga asupan makanan, asupan makanan begitu penting untuk menunjang aktifitas kita sehari Рhari, untuk itu diperlukan suplemen makanan sebagai penunjang makanan agar aktivitas kita semakin semangat dan lancar. Suplemen makanan juga  dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara melindungi dari serangan penyakit, pola makan dan pola hidup yang tidak sehat.

  • Cara kedua

Cara selanjutnya agar meningkatkan daya tahan tubuh kita yaitu dengan vitamin, bila kita mengkombinasikan suplemen dengan vitamin kita akan dapat memperoleh hasil yang maksimal. Badan akan terasa bugar dan sehat tidak mudah letih. Dan ini lah vitamin yang dapat meningkatkan sistem imun, yaitu :

– Vitamin A

Vitamin A sangat penting untuk sistem daya tahan tubuh. Vitamin larut lemak ini dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dalam proses oksidasi akibat radikal bebas. Perlindungan inilah yang kita butuhkan agar terhindar dari serangan penyakit saat usia bertambah. Vitamin A juga bermanfaat untuk melindungi penglihatan dari degenerasi makula.

Vitamin A pun dapat meningkatkan kerja sel darah putih, meningkatkan kekebalan terhadap infeksi dan karsinogen, serta menjaga kesehatan jaringan lunak, kulit dan membran mukosa yang menjadi sistem pertahanan terluar tubuh kita. Penelitian bahkan menunjukkan bahwa pemberian vitamin A pada anak-anak kurang gizi dapat menurunkan tingkat kematian akibat infeksi campak.

Sementara itu, karotenoid dan beta karoten yang dapat dikonversi menjadi vitamin A juga memiliki manfaat unik bagi sistem imun. Misalnya saja likopen dan zeaxanthin yang dapat menurunkan risiko serangan kanker.

 РVitamin B kompleks

Vitamin B kompleks diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan tubuh kita. Cara kerjanya adalah dengan mengubah makanan menjadi energi dan bahan bakar agar fungsi organ dapat berjalan maksimal. American Cancer Society pun mengatakan jika vitamin B juga mampu melindungi kita dari berbagai gangguan kesehatan.

Misalnya saja vitamin B6 yang penting bagi sistem imun. Defisiensi vitamin B6 dapat menurunkan respon sel darah putih dan menyebabkan penyusutan timus, kelenjar yang memproduksinya. Vitamin B12 bermanfaat dalam pembelahan dan perkembangan sel. Tanpa B12 yang cukup, sel darah putih tidak bisa matang dan bertambah banyak. AIDS bahkan lebih cepat berkembang pada pasien yang kekurangan vitamin B6 dan B12. Selain itu, B9 atau asam folat penting dalam perkembangan dan perawatan sistem imun.

– Vitamin C

Vitamin C menjadi salah satu vitamin yang paling banyak dikaitkan dengan sistem imun. Vitamin larut air ini memang digunakan sel darah putih untuk melawan infeksi dan peradangan. Konsumsi vitamin C secara berkelanjutan juga dapat membantu tubuh mempercepat penyembuhan luka.

Selain itu, antioksidan di dalamnya dapat melindungi tubuh dari zat kimia berbahaya dan polusi udara. Dosis tinggi vitamin C pun diyakini dapat menyembuhkan flu dan demam meski masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

– Vitamin D

Sering dikenal akan manfaatnya untuk tulang, mungkin belum banyak orang tahu bahwa vitamin D juga dapat meningkatkan sistem imun. Sebagai kalsitriol, vitamin D dapat mengaktifkan sel T yang diperlukan untuk melawan penyakit sekaligus mencegahnya membunuh jaringan asli tubuh. Defisiensi vitamin D bahkan terkait dengan perkembangan gangguan autoimun.

Peningkatkan sistem imun oleh vitamin D juga dapat membantu tubuh melawan sel kanker colorectal seperti diungkap oleh Dana-Farber Cancer Institute. Penelitian menunjukkan bahwa pasien yang diberikan vitamin D dosis tinggi sebelum menjalani perawat dapat bertahan hidup lebih lama daripada mereka yang tidak.

– Vitamin E

Sama halnya dengan vitamin C dan A, vitamin E mampu mengikat radikal bebas yang terbentuk dari oksidasi dan menyebabkan kerusakan genetik serta kematian sel. Mencukupi kebutuhan vitamin E juga dapat melindungi liver dan ginjal dari berbagai masalah.

Vitamin E pun bermanfaat bagi penderita diabetes karena membantu mengontrol gula darah dan tingkat kolesterol. Lebih lanjut, Maryland Medical Center mengungkap bahwa vitamin E dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

– Vitamin K

Vitamin K diperlukan dalam proses pembekuan darah agar aliran darah tetap berfungsi normal setelah mengalami cedera. Namun tak hanya itu, vitamin K juga dapat melindungi tubuh dari penyakit liver dan kanker prostat. Vitamin K pun dapat mencegah penumpukan kalsium seperti diungkap oleh George Matelijan Foundation. Seperti diketahui, penumpukan kalsium dan senyawa lain pada arteri dapat menyebabkan artesklerosis atau pengapuran arteri yang memicu penyakit jantung.

Kesimpulan dari cara meningkatkan daya tahan tubuh dengan suplemen yaitu tetap menjaga kondisi kebugaran kita dengan dibarengi oleh olahraga dan asupan suplemen dan vitamin yang cukup bagi tubuh kita jika kita tidak ingin mudah letih dan pegal – pegal yang akan menghambat aktivitas hidup kita sehari – hari.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*