Siang Tadi, Tol Cipali Macet 10 KM H-6 Lebaran

Siang Tadi, Tol Cipali Macet 10 KM H-6 Lebaran

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Majalengka Ajun Komisaris Rezky Satya Dewanto, menjelaskan, sejak sekitar pukul 13.00 WIB, kendaraan sudah dialihkan keluar dari pintu Sumberjaya. “Untuk menghindari stagnasi di dalam tol,” katanya.

Namun saat ini kendaraan sudah diarahkan ke jalur semula. “Karena sudah lancar, kami kembalikan lagi. Sistem buka-tutup kami berlakukan,” katanya.

H-6 menjelang hari raya Idul Fitri, Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sudah mengalami kepadatan. Kemacetan terjadi sepanjang hampir 10 kilometer.

Salah seorang pemudik, Wiwien Dyah, mengatakan mengalami kemacetan dari kilometer 170. “Setelah beristirahat di kilometer 166, ke depan mulai enggak bergerak,” ujar Wiwien, Sabtu, 11 Juli 2015.

Dia mengatakan kendaraan pribadi dan bus-bus yang mengarah ke gerbang tol Palimanan menumpuk. “Kami hanya bisa jalan dengan kecepatan 10 kilometer per jam paling cepat,” ujarnya.

Kepadatan ini, menurut Wiwien, terjadi sampai kilometer 188 di depan gerbang tol Palimanan. Dia membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk bisa keluar dari tol dan melanjutkan perjalanan ke arah Mojokerto. “Lepas dari Palimanan sih sudah mulai lancar,” ujarnya.

Tol ini baru pertama kali digunakan untuk arus mudik menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Keberadaan tol ini diyakini dapat mengurangi kepadatan arus mudik yang kerap terjadi di jalur Pantai Utara Jawa.

Sementara itu, panjangnya antrean kendaraan di tol Cipali membuat kendaraan dialihkan ke jalur tengah Cirebon-Bandung. Sistem buka-tutup pun diberlakukan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, antrean kendaraan di tol Cipali sudah terjadi sejak di kilometer 172. Kondisi ini membuat jajaran Kepolisian Resor Majalengka mengalihkan kendaraan keluar melalui pintu Sumberjaya ke Palasah untuk masuk jalur tengah Cirebon-Bandung hingga Palimanan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*