Qatar Siap Gelontorkan Dana Rp 658 M ke RI Untuk Rawat Pengungsi Rohingya

pemimpin qatar gelontorkan dana untuk rohingnya

 

Sapujagat.com – Ribuan pengungsi Rohingya lebih dari 1.400 imigran mendarat di Aceh dua pekan terakhir. Separuhnya adalah warga Rohingya asal Myanmar, mereka tersebar di Kuala Cangkoy (329 orang), Kuala Langsa (268 orang), dan Birem Bayeun (353 orang).

Sisa imigran yang terdampar berasal dari Bangladesh. Selain warga Rohingya, pemerintah dan PBB akan memulangkan para imigran ke negaranya masing-masing.

Pemimpin Qatar, Emir Syekh Tamim mengaku bersimpati pada ribuan pengungsi Rohingya yang kini terdampar di sekitar Asia Tenggara. Untuk itu, negeri kaya minyak ini akan memberikan bantuan senilai USD 50 juta (setara Rp 658 miliar) kepada Indonesia sebagai salah satu wilayah tujuan pengungsi asal Myanmar itu.

Komitmen bantuan itu disampaikan Syekh Tamim di hadapan Menteri Luar Negeri Retno L.P Marsudi yang melawat ke Ibu Kota Doha, kemarin (28/5).

“(Bantuan dana) untuk membantu biaya penampungan ribuan imigran Rohingya,” kata Syekh Tamim seperti dilansir Channel News Asia.

Kepada Tamim, Menlu Retno secara terbuka mengungkapkan perlunya dukungan dari banyak negara untuk melindungi pengungsi Rohingya.

Pertemuan dengan Emir Qatar ini adalah hari ketiga lawatan 10 hari Menlu Retno ke negara-negara Timur Tengah. Sebelum ke Qatar, menlu telah menemui Raja Salman, pemimpin Kerajaan Arab Saudi. Dari Negeri Petro Dollar itu, juga didapatkan komitmen bantuan untuk merawat pengungsi Rohingya.

Di luar sokongan dana Timur Tengah, Indonesia akan mendapat bantuan dari LSM Organisasi Migran Internasional (IOM). Lembaga itu menggelontorkan USD 26 juta (setara Rp 324 miliar) untuk negara yang menampung ribuan pengungsi Rohingya sebulan terakhir.

Gelombang pengungsi Rohingya ke Malaysia atau Indonesia dikhawatirkan belum berakhir. Sementara ini 1,1 juta warga muslim minoritas itu masih bertahan di Provinsi Rakhine, Myanmar, tapi tidak mempunyai kewarganegaraan dan tidak boleh bekerja.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*