Inilah Tips Hubungan Asmara Yang Harmonis dan Minim Dari Pertengkaran

tips menjaga harmonis hubungan

Sapujagat.com – Jalinan cinta yang terbina selama bertahun-tahun tidak bisa menjamin bahwa hubungan tersebut bisa langgeng. Bahkan ketika sebuah hubungan sudah memasuki tahap serius menuju pernikahan masih ada kemungkinan putus ditengah jalan. Dalam hal ini saling mencintai bukan satu-satunya landasan cinta agar tetap bertahan.

Setiap pasangan pasti menginginkan hubungan yang harmonis, sehat dan jarang bertengkar. Namun terkadang ego dan emosi mengalahkan segalanya yang membuat hubungan dipenuhi dengan pertengkaran.

Padahal sangat penting membangun hubungan cinta yang sehat saat pacaran agar ketika menikah nanti hubungan tidak akan terasa sulit. Untuk itu, jika ingin mewujudkan hubungan yang harmonis, ikuti saran-saran berikut ini.

1. Jujur

Pertengkaran bisa dipicu karena adanya kebohongan. Ketidakjujuran memicu salah satu pasangan jadi mudah curiga dan tidak percaya. Kepercayaan sulit didapatkan, jadi ketika Anda sudah mendapatkannya maka jaga kepercayaan tersebut dengan kejujuran. Untuk itu, pasangan kekasih harus membangun hubungan yang dilandasi dengan kejujuran untuk mendapatkan suasana pacaran yang kondusif.

2. Komunikasi yang Lancar

Jika Anda dan kekasih selalu berkomunikasi secara terbuka, maka akan meminimalisir argumen dan pertengkaran. Psikolog Melly Puspita Sari menyarankan untuk mendekatkan diri dengan pasangan dengan lebih banyak ngobrol dan rutin menanyakan apa isi hatinya. “Setelah itu saling bertanya, apakah ada yang tidak disukai dari saya atau dia suka saat saya bagaimana. Kemudian ucapan memuji. Itu kan hal yang bagus, bisa menghangatkan hubungan,” jelas Melly.

Sempatkan juga untuk selalu memberikan kabar untuk meningkatkan kedekatan dengan pasangan. Selain itu, untuk meminimalisir pertengakaran maka banyak-banyaklah berdiskusi, namun hindari menggunakan intonasi tinggi dan kalimat yang memojokkan.

3. Intim

Salah satu kunci hubungan yang harmonis adalah adanya keintiman. Intim berarti ada kedekatan, kenyamanan, serta timbal balik yang seimbang. Ini yang membuat seseorang jatuh cinta satu sama lain. Cinta yang sehat pun didukung oleh perasaan dan logika. Keduanya harus berjalan beriringan dan tidak berlebihan karena jika berlebihan dapat memberikan dampak negatif kedepannya.

4. Adanya Komitmen

Dalam hubungan harus ada ketegasan dan kejelasan mengenai ikatan Anda dan kekasih untuk menentukan arah dari hubungan itu sendiri. Jika memang Anda dan kekasih merasa belum siap secara finansial atau merasa masih terlalu muda, tetap saja tak ada salahnya untuk merencanakan pernikahan. Buatlah target menikah. Misalnya dua atau tiga tahun lagi. Dengan begitu, hubungan menjadi lebih berkomitmen dan saling terpacu untuk mencapai tujuan tersebut.

5. Punya Waktu Sendiri

Hubungan yang sehat sebenarnya berawal dari diri sendiri. Untuk itu, ketika kita merasa puas dan bahagia dengan diri kita, maka kita akan bisa membawa hubungan ke arah yang lebih harmonis. Oleh sebab itu, memiliki waktu sendiri atau me time sangat penting untuk menghilangkan stres dan bisa mengaktualisasi diri. Pasangan yang saling mendapatkan waktu sendiri memiliki hubungan yang lebih sehat karena ketika mereka kembali bersama, pikiran sudah jadi lebih segar yang berpengaruh juga pada hubungan.

 

Jadi pacar menyenangkan tidak harus memanjakan pasangannya dengan materi berlimpah, cukup dengan setia dan menerima kekurangan juga kelebihan masing-masing, ini sudah menjadi awal yang bagus agar hubungan tetap langgeng.

 

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*