Perbandingan Obat Herbal,Tradisonal dan Obat Farmasi

Cara menyembuhkan diabetes dengan herbal

Pengobatan dengan herbal dan sejumlah obat tradisional lain kini kian populer di masyarakat.banyak orang menganggap bahwa herbal dan obat tradisional lain tidak akan berbahaya digunakan dalam jumlah berapa pun karena herbal adalah bahan alami.

hal tersebut sama sekali tidak tepat karena jika dikonsumsi secara sembarangan maka herbal dan obat tradisional lain juga berbahaya bagi tubuh kita,sebagaimana obat obatan medis atau obat beli di apotek.yang perlu di garis bawahi adalah obat obatan medis obat apotek sudah banyak di teliti sehingga dosis tepatnya sudah dapat ditentukan ,sedangkan herbal dan jamu belum bisa di tentukan dosisnya mengingat penelitian untuk obat obatan tradisional memang masih jarang dilakukan.

Secara umum herbal dan jamu memang lebih kecil efek sampingnya jika dibandingkan dengan obat obatan farmasi namun demikian,herbal dan jamu juga tidak 100% aman bagi kesehatan. Oleh karena itu, penggunaannya harus diatur sesuai batas batas tertentu agar tetap aman. Sebagaimana obat obatan farmasi yang memiliki aturan tertentu dalam penggunannya,herbal pun demikian. Seperti obat obatan kimia,penggunaanya beberapa herbal dan jamu tertentu tidak boleh di campur,seperti terlihat dalam tabel berikut.

Beberapa pantangan penggunaan herbal

Nama echinacea Fungsi Pantangan
Echinacea Meningkatkan daya tahan terhadap serangan flu Digunakan untuk mereka yang mengalami gangguan autoimun karena akan mempergiat sistem imun yang sudah terlampau aktif.
Ephedra Menurunkan berat badan Digunakan untuk pasien yang mengalami tekanan darah tinggi karena aka memperburuk penyakitnya
Licorise Melegakan tenggorokan dan meredakan batuk Digunakan untuk pasien yang mengalami tekanan darah tinggi karena akan memperburuk penyakitnya
Ginko biloba Melonggarkan pembuluh darah Dosis yang tidak tepat bagi pasien yang mengosumsi obat pengencer darah
Jahe Mencegah flu dan mabuk perjalanan Dosis yang tidak tepat bagi pasien yang mengosumsi obat pengencer darah

Agar herbal dan obat tradisional lainnya aman di konsumsi hendaknya  pengguna memiliki pengetahuan yang cukup tentang herbal ataupun obat tradisional yang akan dikonsumsi. Jika pengguna tidak mengetahui tentang herbal atau obat tradisional yang akan dikonsumsi sebaiknya menanyakan dan mendiskusikan dengan dokter terlebih dulu tentang cara penggunannya.

Bila dokter yang memberikan resepnya maka ada baiknya anda menanyakan beberapa hal yang penting yang mungkin tidak tercantum pada kemasan dan belum dijelaskan oleh dokter anda.bila anda mendapatkan herbal atau obat tradisional tersebut secara bebas (bukan dari dokter) mulailah dengan dosis atau takaran yang kecil dulu.

Pada dosis yang kecil herbal akan bersifat sebagai simulator perangsang dan pada dosis besar justru akan bersifat sebagi depresor menekan.oleh karena itu,penggunannya harus berhati hati karena harus diingat fungsi yang dituju,sebagai simulator atau depressor.orang usia lanjut(diatas 65 tahun) dianjurkan untuk tetap bertahan pada dosis yang rendah.risiko sensitif bagi usia lanjut sangatlah besar sehingga munculnya efek samping lebih memungkinkan.namun, jika anda mendapatkannya dari dokter maka anda wajib menaati aturan pakai dianjurkan oleh dokter.

 

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*