Wow.. Batu Akik Kini Digemari Anak Kecil

batu akik di gemari anak kecil

Sapujagat.com – Pecinta Batu Akik tak mengenal umur, dari yang tua hingga ke muda dari laki-laki sampai perempuan bahkan sekarang anak-anak pun sudah mulai gemar mengoleksi batu baik digunakan sebagai cincin atau hiasan kalung (mandal).

Dery (10) dan Wildan (10) Warga Kelurahan Setono Pande Kecamatan Kota Kediri. Kedua bocah yang masih kelas 4 SD ini gemar batu akik dan permata karena corak warnanya yang indah.

“Awalnya dulu saya dikasih kakek saya. Karena sekarang musimnya batu, akhirnya saya sering melihat-lihat penjual batu akik yang ramai dikunjungi orang,” kata Dery, Jumat (27/2).

Kegemaran kedua bocah ini terhadap batu akik, selain karena sebagai pemula juga didukung faktor lingkungan. Rumah serta pekerjaan kedua orang bocah ini dekat dengan lapak para penjual batu akik, yaitu di depan Pasar Setono Betek Kecamatan Kota Kota Kediri.

Di Gemstone Festival Radio Republik Indonesia, Teddy Alamsyah (11) berseliweran mencari cincin emban untuk mengikat batu akik milik mereka agar terlihat lebih cantik. “Batunya enggak tahu jenisnya. Dikasih sama bapak,” kata Teddy Alamsyah (11), yang datang bersama teman-temannya, Kamis (26/2/2015).

Untuk sebuah cincin emban berbahan dasar titanium yang akan dipasangkan dengan batu warna merah miliknya, Teddy harus merogoh kocek Rp 40.000. “Sengaja nabung dulu dari uang jajan. Satu hari seribu,” ujar dia.

Tidak hanya satu, Teddy ternyata memiliki tiga batu akik. Meski tidak tahu jenis-jenisnya, dia mengaku paling menyukai batu berwarna merah darah yang juga pemberian ayahnya. Batu-batu yang sudah berpasangan dengan cincin, kata Teddy, tidak ada niatan untuk dijual. Dia sengaja menyimpan batu-batu akik tersebut untuk koleksi.

“Kadang-kadang ngumpulin juga buat beli batu dari uang jajan. Suka batu karena kan emang lagi populer. Batunya bukan buat dijual, melainkan buat koleksi aja,” kata dia.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*