UN Akan Dilakukan Lewat Sistem Komputer Untuk Antisipasi Kebocoran Soal - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

UN Akan Dilakukan Lewat Sistem Komputer Untuk Antisipasi Kebocoran Soal

on

un dengan sistem komputer untuk mencegah kebocoran soalSapujagat.com – Sering terjadi kebocoran soal UN, Menteri Pendidikan Anies Baswedan mengatakan, pihaknya sedang mengkaji perubahan teknis pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di tingkat SMA. Yang mana biasanya menggunakan lembar soal dan jawaban, ke depannya akan dilakukan menggunakan komputer.

“UN komputer bukan UN online. Jadi konsepnya ujian melalui komputer beda dengan online yah. Jadi kenapa ujian berbasis komputer itu kita coba jajaki sekarang baru masuk penjajakan,” kata Anies di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (25/2).

Salah satu manfaat lain bila UN dilakukan dengan komputer, kata Anies, bisa mengantisipasi adanya kebocoran soal. Sebab dengan komputer, maka UN bisa dilakukan berbeda hari dan tentunya soalnya tidak sama.

“Kalau dulu kenapa harus satu hari bersamaan karena soalnya di kertas jika sudah keluar langsung soal itu menyebar itu sebabnya basis komputer menjadi kita coba jadi sekarang baru uji coba,” terang Anies.

“Kemudian kedua lebih efisien dan ramah lingkungan bayangkan 7,3 juta orang yang ikut ujian angka kertasnya berapa itu yang akan dikerjakan dan kendala logistiknya besar loh anda harus menyiapkan serempak dan itu tidak sederhana,” ujarnya.

Anies menjelaskan mengapa konsep UN menggunakan komputer ini diberlakukan, memang diharapkan ke depannya akan dicoba dan lebih banyak menggunakan komputer. Dengan begitu, maka soal-soal UN akan mudah diinventarisir dan lebih efisien dibanding teknis UN yang selama ini terjadi.

“Mengapa dipilih komputer karena jika menggunakan kertas maka soal-soalnya itu hilang kan begitu selesai dipakai tidak bisa dipergunakan lagi. Dan jika kita menggunakan komputer data itu masih ada dan tidak harus dikerjakan di jam yang sama dihari yang sama,” jelas Anies.

“Dengan Indonesia yang jumlahnya misalnya jumlah peserta ujian besok 7,3 juta itu kan harus ujian dihari yang sama kalau berbasis komputer bisa dikerjakan berbeda beda harinya tapi tidak masalah karena soalnya tidak keluar,” tambahnya.