Dari Ruang Kerja, Menteri Susi Pantau Kapal China Yang Ketahuan Bongkar Muat di Tengah Laut

kapal china ketahuan bongkar muatanSapujagat.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memanggil para media secara mendadak ke ruang kerjanya di lantai 7, Gedung Mina Bahari I, Jakarta sore ini Selasa (24/02/2015).

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menggunakan empat layar berukuran besar di ruang kerjanya untuk memantau langsung aktivitas penangkapan ikan di wilayah laut Indonesia. Saat awak media diundang masuk ke kantornya di lantai 7 Gedung Mina Bahari KKP, Susi mendapati transasksi bongkar muat (transhipment) ikan di tengah Laut Jawa, tepatnya 30 mil dari perairan Jakarta.

“Kalian lihat itu ada kapal bernama Fu Yuan Yu diduga sedang melakukan transhipment, karena banyak kapal kecil yang mengelilingi,” kata Susi di ruangannya, Selasa (24/2).

Melihat titik koordinat data di komputer, kapal ini diduga berada di Laut Jawa atau tepatnya Cirebon (Jawa Barat). “Terdeteksi VMS (Vessel Monitoring System) di Laut Cirebon. VMS sempat mati, nyala, dan mati lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Susi menyatakan kapal Fu Yuan Yu terus bergerak dan ingin keluar dari Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Laut Cirebon. “Kelihatannya mau keluar, mau angkut dia,” kata Susi sambil mencermati gambar.

Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Asep Burhanudin menjelaskan kapal FU YUAN YU masih satu kepemilikan dengan kapal MV HAI FA yang sudah terlebih dahulu tertangkap di Pelabuhan Wanam, Kabupaten Merauke, 27 Desember 2014 lalu.

“Masih satu kepemilikan dengan kapal MV HAI FA,” kata Asep saat ditemui di Gedung Mina Bahari I, Jakarta, Selasa (24/02/2015).

Asep menuturkan pemilik kapal FU YUAN YU adalah PT Antarticha Segara Lines. Kapal yang dibuat di Jepang ini berjenis kapal pengangkut (tramper).

“Jenis kapal tramper. Sedang kita cek, diduga kapal ini melakukan transhipment karena banyak kapal kecil mengelilinginya,” imbuhnya.

Asep telah melakukan koordinasi dengan TNI AL agar bisa mengejar pergerakan kapal FU YUAN YU yang terus bergerak menjauhi wilayah laut Indonesia.

“Saya sudah telepon panglima agar KRI bisa mengejar dan memeriksa ke sana. Posisinya 30 mil dari Jakarta atau titik lokasinya di 045,0125 108,9365,” jelasnya.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*