Menkominfo Targetkan Pada 2019 Kecepatan Internet Indonesia Nomor 2 Di Dunia

Menkominfo Targetkan Pada 2019 Kecepatan Internet Indonesia Nomor 2 Di Dunia

Jika bicara cepat atau tidak cepat, sejumlah kota besar di Indonesia pasti telah mencicipi internet super cepat. Jangan lupa jika 4G LTE telah dikomersilkan oleh beberapa operator. Tapi, itu hanya berlaku di kota-kota tertentu.

Berapa kecepatan internet Indonesia? Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara memiliki target pada tahun 2019 nanti Indonesia akan menduduki posisi nomor dua soal kecepatan internet di Tanah Air. Indonesia bakal ada di posisi kedua setelah Singapura. Mungkinkah itu terwujud?

“Saat ini kita berada di posisi 4. Lima tahun lagi, saya targetkan bisa ada di peringkat 2 setelah Singapura,” kata dia Sabtu (21/2) di Jakarta.

Berada di posisi ke-4 internet Indonesia apakah sudah cepat? Sukar menjawab pertanyaan ini. Luasnya wilayah Tanah Air sedianya mengerucutkan masalah yaitu negeri ini membutuhkan akses yang tidak cepat melainkan merata.

Menkominfo tidak menampik jika ada kendala yang dihadapi guna menuju akses internet cepat. Salah satu kendala itu adalah masih banyaknya pelanggan yang menggunakan jaringan 2G. Ia minta maaf jika suatu saat masyarakat merasakan gangguan saat proses migrasi.

“Proses pengembangan jaringan 4G dengan frekuensi 1.800 MHz pasti menimbulkan efek. Saya minta maaf jika nanti masyarakat merasakan gangguan kala proses migrasi. Namun, gangguan ini hanya sementara,” lanjutnya mengutip Tempo, Minggu (22/2).

Namun, target Rudiantara bukan isapan jempol semata. Ada upaya untuk mewujudkannya lewat sejumlah pencapaian yang harus cepat diselesaikan salah satunya pebangunan jaringan 4G. Meski Desember tahun lalu telah resmi diluncurkan di frekuensi 900 MHz, Rudiantara akan meningkatkannya pada tahun ini.

“Broadband plan sedang kami coba kembangkan frekuensi 1.800 MHz. Namun kami menerapkan sistem chistering dan bertahap”, imbuhnya.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*