Korban Tsunami Gelar Aksi Gali Kuburan Untuk Sindir Australia

korban tsunami sindir australia

Sapujagat.com – Pernyataan Perdana Menteri Australia Tony Abbott yang mengungkit bantuan tsunami dikecam warga Aceh yang merasakan dampak dari bencana dahsyat itu.

Puluhan korban tsunami di Aceh Barat menggelar aksi protes terhadap pernyataan PM Australia. Dua liang kubur ini digali korban tsunami di Pantai Pasir Putih, Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Warga juga membawa sejumlah poster berisi tulisan kritik terhadap Tony Abbott. Kuburan itu digali berdampingan oleh masyarakat.

Aksi tersebut sebagai bentuk sindiran terhadap PM Australia yang dinilai telah menyakiti korban tsunami Aceh. Dalam pernyataannya, Abbott kembali mengungkit-ungkit bantuan Australia saat tsunami Aceh dengan pengampunan hukuman mati terhadap dua warganya.

Seorang warga yang ikut aksi ini, Edi Candra, mengatakan, dua kuburan ini digali untuk dua warga Australia yang akan dieksekusi mati karena tersandung kasus narkoba. Keduanya adalah Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, yang merupakan anggota sindikat “Bali Nine”.

“Aksi ini sebagai bentuk balas budi kita terhadap warga Australia,” kata Andrew Chan, Minggu (22/2/2015).

Selain menggali kuburan, korban tsunami di Aceh Barat juga akan menggalang batu giok untuk mencicil kembali bantuan Australia yang diberikan kepada Aceh. Mereka juga mengaku siap mengembalikan bantuan Australia jika diminta kembali.

“PM Australia seharusnya tidak mengungkit-ungkit bantuan tsunami dengan permohonan pengampuan hukuman mati. Tidak ada hubungan bantuan tsunami dengan hukuman mati,” jelasnya.

Meski demikian, Samsul Rizal selaku Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, tetap meyakini bahwa hubungan Aceh-Australia tidak akan terganggu dengan pernyataan politikus Partai Liberal Australia itu karena dinilainya bukan suara hati seluruh warga negeri jiran.

“Apalagi, pemerintahan Tony Abbott kan bisa berganti,” ungkapnya.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*