Kini Untuk Pertama Kalinya Baghdad Miliki Walikota Seorang Wanita

irak miliki walikota wanitaSapujagat.com – Zekra Alwach, seorang insinyur dan direktur umum sipil kementerian pendidikan tinggi, menjadi perempuan pertama yang diberi pos semacam itu di seluruh Irak, menurut Rafed Juburi, juru bicara pemerintah pada Sabtu (21/2).

Sebagai walikota—posisi administrasi yang paling penting di ibu kota—Alwach akan berhubungan langsung dengan Perdana Menteri Haider al-Abadi dan memiliki hak prerogatif layaknya seorang menteri kabinet.

Dia akan mulai bekerja hari ini Minggu (22/2). “Abadi memecat (mantan) walikota Naim Aboub dan Dr. Zekra Alwach untuk menggantikannya,” kata Rafed Juburi.

Penunjukan Alwach merupakan terobosan bagi isu kesetaraan gender di Irak, di mana kelompok-kelompok hak asasi mengatakan diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan tersebar luas di negara itu.

Menurut laporan PBB tahun lalu, setidaknya seperempat dari perempuan Irak berusia di atas 12 tahun buta huruf dan hanya 14 persen yang memasuki dunia kerja.

Pemecatan Aboub itu tidak dilakukan sebagai hukuman, meskipun ia telah dituduh oleh penduduk Baghdad lewat media sosial tidak kompeten, tambah Juburi.

Nama Aboub menjadi buah bibir pertama kali pada Maret 2014 ketika ia menggambarkan kotanya, yang dilanda kekerasan sektarian brutal dan penuh dengan korupsi, “lebih indah dari New York dan Dubai”.

“Aboub adalah badut. Abadi seharusnya memecat dia dari awal,” kata Yasser Saffar, seorang pembuat roti di Baghdad. “Semua pernyataannya konyol.”

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*