Kepunahan Catatan Jejak Sejarah Manusia Akan Punah Bila Seluruh Manusia Mengandalkan Komputer - Infotainment News Online Terkini

JagatTekno

Kepunahan Catatan Jejak Sejarah Manusia Akan Punah Bila Seluruh Manusia Mengandalkan Komputer

on

Kepunahan Catatan Jejak Sejarah Manusia Akan Punah Bila Seluruh Manusia Mengandalkan Komputer

Kekhawatiran akan sulitnya membuka file di masa lalu karena format file sudah tak didukung dengan sistem operasi atau software yang baru ini sudah mulai dirasakan saat ini. Dilansir Gizmodo (20/2), tahun lalu sebuah tim kecil NASA berusaha keras hanya untuk membuka file foto yang sudah tak lagi didukung software saat ini. Foto tersebut merupakan dokumentasi dari peluncuran pesawat untuk misi mengorbit bulan di tahun 1960an.

Vint Cerf, salah satu insinyur ARPANet, yang disebut sebagai salah satu pendiri internet mengungkapkan jika manusia bisa saja tak memiliki catatan sejarah jika terus menggunakan komputer.

Untuk itu, dirinya hadir dengan sebuah ide penyimpan informasi digital baru yang berbeda dari yang pernah dibuat untuk melindungi data seperti foto ataupun dokumen penting agar tetap bisa diakses oleh anak cucu.

Dalam wawancara dengan BBC, Cerf mengingatkan kemungkinan terburuk dalam jangka waktu berabad-abad ke depan atau ratusan tahun ke depan terkait sistem format file penyimpanan data di komputer. Bisa jadi nantinya format file ini akan menjadi tak jelas dan tak terbaca lagi berabad-abad nanti.

Ide format penyimpanan ini muncul kala dirinya pekan lalu harus menghabiskan banyak waktu untuk berjuang membuka data file Outlook pada Windows 8. Bahkan Cerf menyebutkan jika Anda harus mencetak foto Anda jika ingin benar-benar menyimpannya.

Dalam deskripsi Cerf, Digital Vellum nantinya akan menyimpan sebuah data, bukan hanya berisikan data file itu sendiri melainkan dengan segala paket informasi yang diperlukan untuk mendeskripsikan dan menjalankan data pada sistem operasi di masa depan. Menurut Cerf, itu bisa jadi solusi untuk menjamin catatan sejarah dalam bentuk software masih tetap bisa diakses dalam beberapa abad mendatang.

Bapak internet ini menyebut jika salah satu solusinya adalah menggunakan Digital Vellum. Digital Vellum ini memang secara format tidak lebih dari penyimpanan cloud, namun dengan fungsi lebih pada kompatibilitas untuk menjaga data yang disimpan di sana dapat digunakan untuk jangka waktu yang lama.