Jadi Tersangka Korupsi TVRI, Inilah Pembelaan Kuasa Hukum Mandra

mandra jadi tersangka korupsi

Sapujagat.com – Mandra mengaku syok atas penetapan tersangka pada dirinya oleh Kejagung.

“Pertama ya manusiawi ya syok, dalam arti menghadapi kondisi seperti ini di saat yang tidak tepat beliau langsung telepon saya melihat di media online terus akhirnya tadi pagi datang dan buat konfrensi pers. Yang jelas kita klarifikasi tidak sampai angkat Rp 40 miliar yang ada di beritaberita, kita jelas bahwa yang diperoleh bang Haji Mandra itu sekitar Rp 1,6 miliar itupun transaksinya melalui mekanisme dibayar tunai,” kata kuasa hukum Mandra, Sonie Sudarsono di kawasan Tebet, Jakarta, Rabu (11/2).

Menurutnya, proses kerjasama yang dilakukan oleh pihak TVRI dan Mandra itu melalui broker, bukan langsung antara Mandra dan TVRI.

“Brokernya itu bernama Iwan, kebenaran tadi pagi saudara Iwan ditelepon sama saudara Haji Mandra dan didengar sama rekan-rekan yang lain dan disebut nama itu. Nama ini siapa saja alur uang kemana alirannya disebut. Mudah-mudahan terbuka tabir kita berharap begitu. Tabir ini ada yang ditutupi memang dari kemitraan kita dengan TVRI pada waktu itu. Kenapa bisa terjadi masalah dari angka yang dijual perepisode hanya Rp 15 juta sampai dengan Rp 35 juta tapi dengan angka-angka fantastis bisa timbulnya sampai Rp 15 miliar,” tambah Sonie.

Dikutip dari Merdeka, Dia menegaskan bukti tanda tangan kontrak itu adalah hasil scaner. Mandra tidak merasa menandatangani kontraknya antara pihak TVRI dengan Mandra Production.

“Bukti-buktinya ada lengkap, yang menariknya lagi bang Haji Mandra menerima kontrak segala macam itu pada saat diperiksa di Kejaksaan. Di bukti kontrak itu bang Mandra tidak merasa tandatangan, itu hasil scan. Nah itu lah hasil keterbatasan dan ketidaktahuan bang Mandra hingga jadi peristiwa ini,” katanya.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*