Esemka Luncurkan Enam Produk Baru Jenis Niaga

Esemka Keluarkan Enam Jenis Mobil BaruSapujagat.comPresiden Jokowi lirik Proton, Esemka langsung luncurkan enam produk baru. Presiden Jokowi mengunjungi pabrik perakitan mobil milik Proton di Malaysia. Jokowi juga menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Proton Holdings dengan PT Adiperkasa Citra Lestari. Penandatanganan MoU itu dilakukan oleh CEO Proton Holdings, Abdul Harith Abdullah dan CEO PT Adiperkasa Citra Lestari, AM Hendropriyono.

Proton bersama PT Adiperkasa Citra Lestari akan melakukan studi kelaikan atau feasibility study dan peluang kerja sama dalam mewujudkan mobil nasional. Hendropriyono sendiri menegaskan proyek ini akan sangat bagus untuk perkembangan industri otomotif Indonesia dan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia lokal melalui alih teknologi.

Produsen mobil yang meroket setelah diperkenalkan dan digunakan Joko Widodo (Widodo) saat masih menjabat wali kota Solo akan meluncurkan 6 varian baru pada tahun 2015.

Humas PT SMK, Sabar Boedhi menjelaskan keenam varian baru tersebut adalah mobil Esemka jenis pikap 1300 cc, pikap 1800 cc, truk 3000 cc, double cabin Esemka Digdaya dan mini bus dengan 16 tempat duduk.

“Kami sengaja mengembangkan mobil baru jenis niaga, karena banyaknya permintaan masyarakat. Tahun ini 6 varian itu harus bisa kami luncurkan,” ujar Boedhi kepada merdeka.com, Minggu (8/2).

Lebih lanjut Boedhi mengatakan selama awal tahun ini pihaknya sudah menerima pemesanan mobil jenis pikap sebanyak 600 dari Jawa Tengah.

Selain mobil pikap, jenis mobil model Sport Utility Vehicle (SUV) juga masih banyak menerima pemesanan. Ia mengklaim hingga saat diluncurkan, PT SMK telah menyelesaikan dan mengirim sekitar 500 mobil berbagai jenis kepada pemesan. Sementara jumlah pemesan yang belum dipenuhi jumlahnya lebih dari 5 ribu unit.

“Pemesanan masih banyak mas, hambatannya di produksi. Kita kan belum bisa cepat seperti pabrikan besar lainnya,” pungkasnya.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*