Kejaksaan Negara Indonesia Pastikan Eksekusi Mati Dua Warga Negara Australia

Kejaksaan Negara Indonesia Pastikan Eksekusi Mati Dua Warga Negara Australia

Prasetyo mengatakan prioritas eksekusi tahap selanjutnya tetap terhadap terpidana mati kasus narkoba. Namun terkait jumlah terpidana narkoba yang akan dieksekusi, Prasetyo belum dapat memastikan. “Prioritas (terpidana) narkotika. Untuk gelombang kedua bisa lebih bisa kurang (dari 8 orang),” ucapnya.

“Yang saya tahu mereka ajukan peninjauan kembali. Mereka tidak punya novum, hanya perkembangan saja. Novum itu hanya bukti yang bisa mengubah vonis sebelumnya. PK mereka tidak akan menunda eksekusi, karena grasi sudah turun,” tegas Jaksa Agung H.M. Prasetyo saat konferensi pers dengan Kepala BNN di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (2/2/2015).

Kejaksaan Agung memastikan akan mengeksekusi dua terpidana mati kasus narkotika Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Presiden Joko Widodo sudah menolak upaya grasi keduanya.

Terkait upaya Australia melalui LSM dengan kampanye-kampanye di Bali yang mengajak rakyat Indonesia untuk menolak eksekusi mati khususnya Myuran dan Andrew, Prasetyo menilai wajar. Namun, dia yakin tidak semua warga Australia menolak eksekusi mati.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*