Ikuti Proses Hukum, Sutan Bhatoegana Pasrah di Tahan KPK

sutan bhatoegana pasrahSapujagat.com – Penetapan Sutan sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan kasus suap SKK Migas yang menjerat mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini. Dalam amar putusan 29 April lalu, majelis hakim menyebutkan, Rudi pernah menyerahkan USD200.000 kepada Sutan.

Akibat tindakannya, Sutan disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Keluar dari Gedung KPK dengan rompi tahanan, raut wajah Sutan lebih kusut dari biasanya. Pria yang kerap melontarkan jargon “ngeri-ngeri sedap” itu lebih banyak menundukkan kepala sambil sesekali menyunggingkan senyum tipis ketika menghadapi berondongan pertanyaan dan sorotan kamera awak media.

“Kita ikuti proses hukum yang ada saja,” kata Sutan dengan nada pasrah. “Benar atau tidaknya kita lihat di pengadilan,” imbuhnya.

KPK menetapkan Sutan sebagai tersangka lantaran diduga menerima hadiah atau janji yang berkaitan dengan pembahasan APBN Perubahan Kementerian ESDM era Jero Wacik di Komisi VII DPR yang dipimpinnya.

Sebelum diperiksa penyidik KPK pagi tadi, Sutan mengaku siap bila harus ditahan. Sutan tiba di Gedung KPK pukul 09.55 WIB. Ia tampak ditemani beberapa pengawal. Hanya sedikit komentar yang keluar dari mulut pria yang dikenal dengan kata ‘ngeri-ngeri sedap’ itu.

Sutan akan diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kementerian ESDM tahun 2013. Ia diduga menerima hadiah atau janji yang berkaitan dengan pembahasan APBN Perubahan saat menjabat selaku Ketua Komisi VII DPR 2009-2014.

Sutan tak menjawab sejumlah pertanyaan yang ditujukan kepadanya. Dia hanya mengatakan akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku. “Kita ikuti prosedur,” ucap Sutan sambil menaiki mobil tahanan KPK.

Baca juga:

Ahmad Dhani Tantang Slank Manggung di Gedung KPK

Aktivis Pro KPK Jadi Tim Independen Jokowi

Kisruh Polri dan KPK Buat Pandji Pragiwaksono menulis “Menyesal Memilih Jokowi” di Blog Pribadi

#SaveKPK Menjadi Trending Topic di Twitter Indonesia

Sambut Tahun 2015, KPK Akan Bukan Kantor Cabang di Sumatera

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*