Lantaran Ingin Punya Anak Laki-Laki, Bapak Dari India Mengubur Putrinya Hidup-Hidup - Infotainment News Online Terkini

JagatDunia

Lantaran Ingin Punya Anak Laki-Laki, Bapak Dari India Mengubur Putrinya Hidup-Hidup

on

pria india mengubur putrinya hidup-hidupSapujagat.com – Seorang pria di Tripura, India, ditangkap petugas karena telah mengubur anak perempuannya hidup-hidup. Pria yang diidentifikasi bernama Abul Hussein tersebut dikatakan oleh polisi tega mengubur anaknya karena tidak suka punya anak perempuan.

Dilansir dari Daily Mail, Kamis, 29 Januari 2015, bocah perempuan itu ditemukan polisi tanpa busana, tangannya telah diikat, mulutnya disumpal dan ditutup lakban, serta tubuh dikubur sebatas dada. Kepalanya ditutup dengan sebuah keranjang.

Pejabat polisi Pradip Dey mengatakan, seorang warga menghubungi polisi mengatakan ada pria yang berusaha membunuh putrinya dengan cara mengubur hidup-hidup. “Kami segera mendatangi rumah itu dan menemukan Rukshena,” katanya.

“Kami menerima telepon dari seorang penduduk desa yang mengatakan si pelaku akan mengubur anaknya hidup-hidup,” kata polisi senior, Ptadip Dey.

Hussein akan didakwa dengan hukuman percobaan pembunuhan dan akan berada di penjara sampai tanggal 20 Januari 2015 sebelum menjalani sidang.

Dengan sang anak dalam keadaan mulut tersumpal dan tangan serta kaki terikat, Hussein kemudian menutup lubang dengan tanah. Namun baru terisi sampai dada anak, istrinya telah pulang ke rumah. Berniat menyelesaikan pekerjaan kejinya di lain waktu, Hussein menaruh keranjang bambu di atas kepala anak.

Akan tetapi istrinya curiga karena tidak bisa menemukan anak mereka di mana-mana. Dengan bantuan tetangga, anak tersebut akhirnya ditemukan beberapa waktu kemudian dan Hussein diamuk warga.

“Abul Hussein dikeroyok oleh warga yang menolong gadis tersebut dalam keadaan setengah terkubur. Mengingat kondisi fisiknya yang masih lemah, pengadilan mengirim Hussein terlebih dahulu dalam kurungan untuk empat hari,” kata petugas berwenang dari kantor polisi setempat, Amal Chakraborty, seperti dilaporkan NDTV dan dikutip pada Selasa (20/1/2015).

Di banyak wilayah di India, para orangtua menganggap anak perempuan sebagai beban ekonomi. Hal itu menjadikan banyaknya kasus aborsi terhadap bayi perempuan yang membuat populasi penduduk perempuan lebih sedikit dibandingkan laki-laki.