Jusuf Kalla Memaparkan Keuntungan Dari Konflik Laut China Selatan

Keuntungan Dari Konflik Laut China SelatanSapujagat.com – Sejak 1931, Tiongkok dan Jepang telah terlibat dalam konflik-konflik kecil tiada putus, seringkali dikenal sebagai ”insiden”, yang membuat Tiongkok kehilangan wilayah sepotong demi sepotong.

Konflik Laut China Selatan terus berlanjut hingga saat ini. Bagi Indonesia, ada keuntungan tersendiri dari konflik yang melibatkan Jepang dan Republik Tiongkok ini.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut keuntungan itu adalah dalam sektor investasi. Kedua negara itu, kata JK, akan memilih tempat yang aman untuk berinvestasi. JK yakin Jepang tak akan pilih Tiongkok, negara-negara bagian selatan akan menjadi pilihan ideal negeri sakura ini.

“Ke selatan tentu pilihannya di Asean, pilihan pertama saya yakin Indonesia,” tutur JK yakin, di Jakarta, Kamis (29/1/2015).

Kenapa Indonesia? JK menjelaskan, negara tetangga seperti Malaysia bukan lah tempat yang ramah untuk berinvestasi. Upah buruh yang mahal dan tingkat konsumsi yang rendah menjadi alasannya.

Sedangkan Thailand, lanjut JK, konflik yang kerap terjadi di Thailand menjadi hambatan tersendiri. Konflik itu membuat kondisi politik di Thailand lebih sulit dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya, termasuk Indonesia.

Hal yang sama juga berlaku bagi Vietnam, posisi Vietnam saat ini masih di bawah Indonesia. “Vietnam masih di bawah kita, tidak usah dulu kita bicara Myanmar, Laos, Filipina juga masih agak susah,” tambah pria asal Makassar ini.

Oleh karena itu, JK yakin Indonesia akan menjadi sasaran investasi negara-negara sahabat. Terlebih, laporan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal menyebut investasi dari dua negara itu akan meningkat di tahun mendatang.

“Jadi saya yakin dan saya juga dilaporkan BKPM , investasi dari dua negara itu akan lebih besar pada tahun mendatang,” tutup JK yang di kutip dari metronews.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*