Inilah Empat Pemimpin Dunia Yang di Incar ISIS

Obama speaks about the sequester in WashingtonSapujagat.com – Video teranyar ISIS (slamic State of Iraq and Sham) menampilkan bahwa ISIS mengancam akan memenggal kepala Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama dan menjadikan Amerika sebagai provinsi muslim, pada Selasa (27/1/2015).

ISIS mulai menyasar pemimpin besar dunia ini satu-satu sejak mereka mengklaim berdirinya negara kekhalifahan. Ada empat kepala negara dan pemerintahan yang telah menjadi daftar buronan ekstremis itu lantaran menyatakan perang terhadap mereka.

Berikut ulasannya yang dikutip dari Merdeka.com

1. Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama

ISIS dalam video teranyar mengancam akan memenggal kepala Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama dan menjadikan Amerika sebagai provinsi muslim.

“Ketahuilah, Obama, kami akan tiba di Amerika dan kami akan memenggal kepalamu di Gedung Putih lalu mengubah Amerika menjadi Provinsi Muslim,” kata seorang anggota ISIS dalam bahasa Arab sambil memakai topeng hitam di depan seorang tawanan Kurdi yang sedang berlutut dan tangannya diikat ke belakang.

Video itu muncul bersamaan dengan pernyataan ISIS yang mengancam akan membunuh tawanan jurnalis Jepang dan seorang pilot Yordania dalam waktu 24 jam jika permintaan mereka tidak dipenuhi. ISIS meminta tahanan teroris perempuan bernama Sajida Mubarak Atrous al-Rishawi dibebaskan dari penjara di Yordania.

2. Perdana Menteri Inggris David Cameron

Salah satu anggota ISIS dengan akun jejaring sosial Twitter @UmmKhattab pernah mengancam memenggal kepala Perdana Menteri Inggris David Cameron. Ini lantaran dia kesal Cameron mencabut kewarganegaraan penduduknya yang bergabung dengan ekstremis.

Perempuan dipercaya berusia 18 tahun itu telah merapat bersama ISIS di Kota Raqqa, Suriah. Di akun Twitternya dia menggunakan busana tertutup sambil memegang senapan serbu AK-47. Selain Umm Khattab, penjagal ISIS Jihadi John juga pernah mengancam Cameron agar Inggris tak bergabung dengan Amerika Serikat untuk menghanguskan ISIS namun permintaan itu tidak digubris.

3. Presiden Prancis Francois Hollande

Awal tahun ini Prancis serius ingin menumpas ISIS dengan mengirimkan pasukan angkatan udara dan pangkalan mematikan Charles de Gaulle. Ini atas perintah Presiden Francois Hollande. Ekstremis meradang dan bersumpah bakal memburu dan memenggal kepala Hollande.

Selain itu ISIS juga bersumpah bakal mengacak-acak Prancis dengan terorisme. Charles de Gaulle merupakan angkatan udara Negeri Menara Eiffel yang memiliki senjata nuklir.

4. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe

 Dua warganya dijadikan tawanan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe langsung memerintahkan militernya bergabung dengan pasukan Amerika Serikat dan sekutu melawan ISIS. Abe bahkan menggelontorkan dana hingga Rp 2,5 triliun agar ekstremis dihabisi.

Perintah Abe yang berani itu turut menjadikan pemimpin pemerintahan Ibu Kota Tokyo tersebut masuk dalam daftar pejabat dunia yang diincar ISIS untuk dipenggal.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*