Cara Mengatasi Kulit Kering Bayi

Cara Mengatasi Kulit Kering Bayi

Cara Mengatasi Kulit Kering Bayi, sama seperti orang dewasa, si kecil pun dapat juga mengalami kulit kering, bahkan mereka cenderung lebih rentan terhadap kulit kering mengingat kulit mereka masih lembut. Ada banyak hal yang dapat memicu kulit kering pada balita, termasuk diantaranya udara dingin dari AC, serta udara kering dan panas saat musim kemarau.

Kondisi udara tersebut bertanggung jawab terhadap hilangnya kelembapan alami kulit si buah hati. Air laut, air kolam renang dengan kadar klorin yang tinggi juga dapat memicu gejala kulit kering yang berupa kulit tampak pecah-pecah.

Penyebab kulit kering bayi di antaranya adalah:

  1. Kelenjar keringat bayi belum berkembang sempurna, sehingga kulit bayi belum bisa beradaptasi menghadapi udara yang kering, terlalu panas, ataupun terlalu dingin. Akibatnya kelembaban kulit bayi belum terjaga dengan baik.
  2. Penggunaan sabun yang terlalu banyak bisa membuat kulit menjadi kering, atau malah memperparah masalah kulit kering. Hal ini disebabkan oleh sifat sabun yang mengangkat minyak alami kulit, sehingga kulit bayi semakin sulit menjaga kelembabannya.
  3. Udara yang terlalu dingin atau terlalu panas dengan tingkat kelembaban rendah akan meningkatkan risiko kulit bayi kering.

Yang harus dilakukan untuk menghindari kulit kering pada balita

1. Jangan mandi terlalu lama. Biasanya si kecil membutuhkan waktu cukup lama saat mandi karena disertai dengan aktivitas bermain. Kurangi lama aktifitas bermain saat mandi untuk mengurangi hilangnya kelembapan alami kulit. Saat si kecil mandi sabun, sebagian kelembapan kulitnya akan ikut terbawa bersama kotoran.

2. Bilas dengan air bersih setelah berenang. Kandungan garam dalam air laut atau klorin dalam air kolam renang dapat mengurangi kelembapan kulit mereka. Biasakan untuk membilas badan si buah hati dengan mandi untuk menghilangkan sisa-sisa garam atau klorin dikulitnya.

3. Gunakan sabun dan sampo khusus anak. Sabun dan sampo anak diformulasikan untuk kulit mereka yang masih lembut. Formulanya telah disesuaikan agar dapat diterima kulit mereka tanpa menyebabkan iritasi atau kekeringan berlebih.

4. Gunakan pelembab atau lotion. Sesaat setelah mandi, segera keringkah badan si kecil menggunakan handuk serta berikan pelembab kulit khusus anak untuk mengurangi resiko kulit kering. Jika lotion kurang bisa melembabkan kulit, gunakan pelembab berbentuk krim.

5. Berikan minum yang cukup. Tidak dipungkiri, asupan cairan yang cukup tak hanya berguna bagi lancarnya metabolism tubuh sikecil, air juga diperlukan tubuh mereka salah satunya untuk menjaga kelembapan kulit. Berikan pula makanan yang kaya akan kandungan antioksidan termasuk vitamin E untuk kesehatan kulit mereka.

6. Lindungi kulit dari panas dan hujan. Gunakan pakaian tertutup saat bermain dibawah terik matahari. Selain untuk menjaga kelembapan kulit, juga melindungi kulit si kecil dari cahaya matahari yang menyengat.

7. Hindari penggunaan bedak jika kulit si kecil kering. Pilih detergen khusus baju anak untuk mengurangi iritasi kulit yang disebabkan oleh bahan kimia detergen. Jika diperlukan bilas dua kali semua pakaian si kecil yang di cuci untuk mengurangi sisa detergen yang mungkin masih menempel di permukaan baju.

8. Kenakan pakaian lembut. Jika kulit si kecil sangat sensitif, hindari menggunakan pakaian berbahan kasar atau terlalu ketat. Ayah bunda juga harus tau bahwa beberapa bahan baju seperti kain wol, dapat mengiritasi kulit sensitif.

Demikian ulasan mengenai Cara Mengatasi Kulit Kering Bayi, pada dasarnya masalah kulit bayi kering bisa diatasi dengan mudah. Tapi kalau kulit kering semakin menyebar dan bertambah gatal, sebaiknya Bunda berkonsultasi dengan dokter anak untuk meminta rekomendasi cara yang paling tepat untuk mengatasinya.

Baca juga Nutrisi Ibu Hamil Trimester Pertama

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*