Bahaya !! Rokok Elektrik 15 Kali Lebih Berbahaya Ketimbang Rokok Biasa !!

Bahaya !! Rokok Elektrik 15 Kali Lebih Berbahaya Ketimbang Rokok Biasa !!

Di Amerika, rokok elektrik begitu populer dan disebut ‘vaping’ sebagai pengganti rokok tembakau. Vaping disebut-sebut akan menjadi obat mujarab bagi kematian hampir 160 ribu orang karena kanker paru-paru akibat rokok konvensional.

Nyatanya, rokok elektrik jauh lebih berbahaya. Para peneliti menemukan uap dari asap rokok elektrik justru mengandung 5 hingga 15 kali formaldehida.

Kemunculan rokok elektrik semula dianggap sebagi solusi bagi perokok yang berniat menghentikan kebiasaan merokok. Namun belakangan diketahui, rokok elektrik malah lebih beracun daripada rokok tembakau.

Rokok elektrik merupakan sebuah inovasi dari bentuk rokok konvensional menjadi rokok modern. Rokok elektrik dianggap sebagai alat penolong bagi mereka yang kecanduan rokok supaya pelan-pelan dapat menyetop kebiasaan merokok. Alat ini dipasarkan sebagai alternatif yang lebih aman dari produk tembakau biasa.

Formaldehida merupakan senyawa kimia yang disebut juga sebagai metanal atau formalin. Senyawa ini merupakan penyebab kanker yang ditemukan dalam asap rokok.

Dalam tubuh manusia, formaldehida dikonversi menjadi asam format yang meningkatkan keasaman darah, yang membuat tarikan napas menjadi pendek, hipotermia, koma, atau sampai kepada kematian.

Selain itu, formaldehida bisa menimbulkan terikatnya DNA oleh protein, sehingga mengganggu ekspresi genetik yang normal.

Berdasarkan percobaan, binatang yang menghisap formaldehida secara terus menerus akan terserang kanker. Jika terus dibiarkan ini akan menyebabkan kematian.

Badan kesehatan dunia atau WHO sebenarnya telah melarang penjualan rokok elektrik secara bebas karena dikhawatirkan membahayakan kesehatan. Terutama, jika asapnya dihirup anak-anak.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*