Rakyat Jepang Minta Pemerintah Segera Bebaskan Sandera ISIS Saat PM Jepang Ogah Bayar Tebusan

Rakyat Jepang Minta Pemerintah Segera Bebaskan Sandera ISIS Saat PM Jepang Ogah Bayar TebusanSapujagat.com – Pemerintah Jepang sedang berpacu dengan waktu untuk membebaskan dua warganya yang diculik dan disandera militan ISIS. Para ekstremis ini meminta tebusan Rp 2,5 triliun kepada pemerintah Jepang untuk membebaskan sanderanya dan diberi waktu selama 72 jam atau 3 hari.

Batas waktu yang diberikan ISIS untuk Jepang akan berakhir pada hari ini, namun masih belum ada kesepakatan yang dibuat pemerintah Jepang untuk menyelamatkan dua warganya yang jadi sandera ekstremis ISIS di Suriah. Sementara itu, warga Jepang jadi terbelah dua.

Sebelumnya Perdana Menteri Jepang mengatakan “Jepang tidak akan pernah menyerah kepada teroris. Jepang akan melakukan yang terbaik dalam pertempuran melawan pengecut (teroris), dengan cara bergandengan tangan bersama masyarakat dunia,” kata Shinzo Abe.

Pernyataan Abe itu menurut Koichi Nakano, profesor ilmu politik di Universitas Sophia, Tokyo, berarti dia tidak akan membayar uang tebusan seperti yang diminta.

“Banyak yang mendesak kami lantaran waktunya semakin sedikit, namun pemerintah belum bisa memutuskan apa-apa. Banyak yang dipertimbangkan,” ujar juru bicara pemerintah Jepang, Yoshihide Suga, seperti yang dilansir dari NBC News, Jumat (23/1).

Sementara itu, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe belum mengatakan apakah akan membayar uang tebusan. Sedangkan Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Yasuhide Nakayama telah dikirim ke Yordania untuk mencari dukungan negara lain dalam menyelesaikan kasus ini.

Baca juga pakar islam asal jepang siap hadapi ISIS

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*