Rakyat Jaga Gedung KPK Malam Ini Karna Dengan Kabar Siatuasi Genting

Rakyat Jaga Gedung KPK Malam Ini Karna Dengan Kabar Siatuasi GentingSapuajagat.com – Dukungan kepada KPK mengalir dari banyak pihak. Mulai dari rakyat biasa, aktivis, kalangan artis, mahasiswa, politisi, pengacara, hingga golongan kelompok agama. Sejak siang tadi, berbagai kelompok massa mendatangi KPK untuk gerakan #SaveKPK. Gerakan yang sama juga dilakukan di beberapa kota besar seperti Yogyakarta, Bandung, dan menjadi trending topic di media sosial.

Ketua KPK Abraham Samad berorasi kepada ratusan relawan yang berkumpul di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, malam ini. Ia meminta masyarakat menjaga gedung tersebut. Apalagi di dalam gedung itu banyak dokumen berharga.

“Saya meminta Saudara-saudara menjaga gedung ini dari berbagai upaya melemahkan KPK,” kata Samad di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2015) pukul 20.50 WIB.

Mantan anggota Pansel Komisioner KPK Imam Prasodjo yang berada di samping Samad juga mengatakan hal yang sama. Ia meminta masyarakat di seluruh Indonesia ikut menjaga gedung KPK hingga masa krisis selesai.

“Saudara-saudara sekalian, KPK ini penuh dengan dokumen berharga dan hanya kitalah yang bisa menjaga agar dokumen ini tidak pergi dan kemudian menguap. Selama krisis ini berlangsung kita harus terus menjaga gedung ini. Kalau tidak niscaya semua upaya pemberantasan korupsi yang KPK lakukan akan menjadi sia-sia,” jelas Imam.

“Mari kita undang saudara-saudara dari Sabang sampai Merauke bergantian memprotect upaya-upaya agar jangan sampai satupun dokumen keluar dari gedung ini oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” sambung Imam. Ucapannya itu disambut tepuk tangan riuh dan sorak sorai massa yang berjumlah ratusan orang di lokasi.

Hingga pukul 19.00 WIB dua ratusan orang massa bernyanyi dan memberikan dukungan untuk KPK saat pimpinan institusi tersebut ditangkap Bareskrim Mabes Polri. ‎ Mereka duduk dan memenuhi pelataran depan kantor KPK.

“Kawan, tadi kabarnya akan ada situasi genting jam 4 sore, ternyata kita tunggu enggak ada. Sekarang kabarnya situasi gentingnya jam 8 malam, kita tunggu?” tanya Berkah Gamulya, aktivis dari Bung Hatta Anti Corruption Award, saat berorasi di hadapan para pendukung KPK.

“Kita tunggu!!” teriak para pendemo yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi sambil mengepalkan tangannya ke udara. Belum jelas benar informasi situasi Genting yang dimaksudkan orator tersebut. Namun hal itu dipastikan terkait dengan penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dan kasus Komjen Budi Gunawan.

“Hidup rakyat, hidup KPK. Kejadian hari bukan hanya cicak versus buaya lagi tapi cicak versus kebun binatang. Ada banteng-banteng, ada sapi-sapi, ada binatang-binatang yang rakus,” kata dia lagi.‎

Mereka bernyanyi lagi Rayuan Pulau Kelapa yang syairnya telah diubah dan diberi judul “KPK Tolonglah”. Selanjutnya satu per satu massa yang mewakili berbagai LSM seperti ICW, KontraS, Pukat UGM, LSM KPMP (Komando Pejuang Merah Putih) melakukan orasi.

“Tadi pagi adalah penculikan, polisi bikin drama. Pulangkan BW!” kata salah satu orator.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*