Raja Abdullah Wafat, ISIS Bersorak Gembira

Raja Abdullah Wafat, ISIS Bersorak Gembira

Sapujagat.com – Kabar duka datang dari Arab Saudi. Raja Abdullah bin Abdulaziz meninggal dunia pada usia 90 tahun karena sakit. Kabar duka datang dari Arab Saudi. Raja Abdullah bin Abdulaziz meninggal dunia pada usia 90 tahun karena sakit.

Bukannya berduka cita, kelompok militan Islamic State (ISIS) justru bergembira. Melalui pesan mereka yang disampaikan di media sosial, ISIS menggambarkan sosok Raja Abdullah sebagai pelayan Amerika Serikat (AS). Mereka pun merasa gembira dengan kematian Raja Abdullah.

Banyak kelompok militan seperti ISIS dan Al Qaeda  menilai keluarga Kerajaan Arab Saudi korup dan tak pantas untuk memerintah. Baik ISIS dan Al Qaeda serta kelompok militan lainnya, kerap mengincar Kota Makkah sebagai target serangannya.

Arab Saudi juga turut serta dengan koalisi asing pimpinan AS. Koalisi yang melancarkan serangan udara itu menargetkan serangannya kepada ISIS.

Pendukung ISIS bernama Abu Azzam al-Najdi turut mengkritik Raja Abdullah. Dia menyebut Raja Abdullah sebagai seorang Muslim yang mengirim jet tempur untuk membunuh Muslim lain di Suriah.

Wafat di usia 90 tahun, Raja Abdullah memerangi kelompok Al Qaeda sejak satu dekade lalu. Didukung oleh sekutunya AS, Pemerintah Arab Saudi merespons aksi teror dengan melakukan penangkapan terhadap terduga teroris. Dia juga memenjarakan tersangka militan dan memvonis mereka dengan hukuman mati.

“Pencuri dari dua masjid suci sudah wafat,” tulis seorang militan ISIS dalam akun Twitter, seperti dikutip News24, Jumat (23/1/2015).

“Dia hidup dan mati sebagai pelayan Amerika,” tulis pendukung ISIS lainnya.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*