2 Warga Negara Jepang di Sandera ISIS, Pakar Islam asal Jepang Siap Hadapi ISIS

2 Warga Negara Jepang di Sandera ISIS, Pakar Islam asal Jepang Siap Hadapi ISIS

Nakata dan Kosuke Tsuneoka, seorang jurnalis Jepang yang pernah disandera di Afghanistan pada 2010, sama-sama menawarkan diri untuk bernegosiasi dengan ISIS. Grup ekstremis itu mengancam membunuh Kenji Goto dan Haruna Yukawa jika pemerintah Jepang tidak membayar uang tebusan USD200 juta atau Rp2,5 triliun.

“Tenggat waktu 72 jam terlalu pendek, namun saya siap untuk bernegosiasi (dengan ISIS),” ucap Nakata dalam Bahasa Jepang dan Arab di sebuah konferensi pers di Tokyo, Kamis (22/1/2015), seperti dikutip Associated Press.

Ko Nakata, pakar hukum Islam dan mantan profesor Universitas Doshisha di Kyoto, mengklaim mampu menghubungi kelompok militan Islamic State (ISIS). Pernyataan ini dikeluarkan di tengah upaya pemerintah Jepang membebaskan dua warganya yang disandera ISIS.

Tsuneoka menuliskan sebuah tweet pada Rabu kemarin, yang menawarkan diri membantu Nakata dalam misi menghubungi ISIS. Ia menyebut jika ISIS mau menerima ia dan Nakata sebagai negosiator, “maka kami dapat memohon pembebasan Yukawa dan Goto secara langsung.”

Lantas apakah pemerintah Jepang menerima tawaran Nakata dan Tsuneoka? Juru bicara pemerintahan Jepang menegaskan pihaknya “akan mempertimbangkan semua cara dan jalur diplomasi untuk membebaskan dua sandera.”

Belum diketahui apakah Nakata dan Tsuneoka sudah berhasil menghubungi ISIS atau belum. Jepang diketahui tidak memiliki kekuatan diplomasi di Suriah.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*