Obama Menyebut Raja Abdullah Sebagai Pemimpin yang Harus Menjadi Panutan

Obama Menyebut Raja Abdullah Sebagai Pemimpin yang Harus Menjadi Panutan

Presiden Mesir Abdul Fatah al-Sisi dan Raja Yordania Abdullah juga meninggalkan pertemuan Forum Ekonomi Dunia di Kota Davos, Swiss, untuk menghadiri pemakaman Raja Saudi.

“Rakyat Mesir tidak akan melupakan jasa Raja Abdullah,” kata pernyataan kepresidenan Mesir.

Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama memuji kepemimpinan Raja Arab Saudi Abdullah yang hari ini meninggal dalam usia 91 tahun karena sakit infeksi paru-paru. Obama menyebut Raja Abdullah sebagai pemimpin yang tulus dan menjadi panutan.

“Negara kita dengan Saudi selalu bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan, saya selalu menghormati pandangan Raja Abdullah yang ramah dan tulus,” kata Obama, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Jumat (23/1).

“Kekuatan dan kedekatan hubungan antara Amerika dan Saudi adalah bagian dari warisan Raja Abdullah.”

Prancis menyatakan bela sungkawa atas mangkatnya Raja Abdullah. Dalam pernyataannya, Istana Elysee menyebut Abdullah sebagai negarawan yang kepemimpinannya tercatat dalam sejarah Saudi.

“Kepala negara menyatakan duka cita kepada rakyat Saudi dan tetap berkomitmen menjalin hubungan persahabatan antara Prancis dan Kerajaan Arab Saudi,” kata pernyataan Istana.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*