Lampaui China, Indonesia Masuk Kategori Negara Paling Terpercaya Sejagat

Lampaui China, Indonesia Masuk Kategori Negara Paling Terpercaya SejagatSapujagat.com – Indeks Edelman ini menggunakan metode wawancara Likert. Responden diminta mengungkapkan keyakinannya bahwa sebuah negara bisa memberikan layanan publik dan bertahan untuk jangka waktu lama. Peserta survei berjumlah 33 ribu dari 27 negara. Mereka semua dipilih dari latar belakang pendidikan tinggi. Topik yang dibahas mulai dari kualitas birokrasi, pendidikan, keterbukaan media, serta iklim usaha.

Kinerja pemerintah Indonesia, mencakup investor, lembaga swadaya, media massa, masuk kategori teratas daftar negara paling terpercaya sejagat. Dalam survei digelar Edelman, tingkat kepercayaan pada pemerintah Indonesia mencapai 79 persen dari total responden.

Dilansir oleh India Today, Kamis (22/1), urutan pertama diperoleh Uni Emirat Arab dengan 84 persen suara. Negara teluk ini dianggap paling berhasil memenuhi janji dan memberi pelayanan memuaskan bagi warganya.

Urutan kedua dengan 74 persen suara adalah India. Bahkan Perdana Menteri Narendra Modi dinilai pemimpin yang sanggup menepati janji.

Persis di bawah India, adalah pemerintah Indonesia yang bahkan persepsi kepercayannya melampaui China (75 persen), Singapura (65 persen), atau Belanda (64 persen).

Dalam survei Edelman ini, terungkap bahwa meningkatnya indeks kepercayaan pada negara-negara berkembang, seiring anjloknya persepsi yang sama pada negara maju. Amerika Serikat, Jepang, Rusia, Hong Kong, maupun Jerman hanya meraup 50 persen tingkat kepercayaan.

Lewat survei ini, Edelman melihat masih banyak pekerjaan sebuah negara untuk meningkatkan daya saingnya. “Karena saat ini sedang terlihat tren menurunnya kepercayaan pada semua negara,” tulis laporan tersebut.

Secara global tingkat kepercayaan pada sebuah negara dari responden menurun tinggal 55 persen dibanding 2013. Hanya 16 negara yang persepsi kepercayaannya meningkat pada survei kali ini. Satu hal yang unik, politikus dianggap sosok yang paling tidak bisa dipegang omongannya. Persepsi ini muncul secara global lewat 48 persen pendapat responden.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*