Nama Sayuran Yang Dapat Menyebabkan Keguguran

Nama Sayuran Yang Dapat Menyebabkan Keguguran
Nama Sayuran Yang Dapat Menyebabkan Keguguran, Kita sering mendengar banyak pantangan makanan bagi wanita hamil. Ada yang bilang makanan itu dapat mempengaruhi kesehatan bayi. Ada pula yang bilang dapat mengakibatkan keguguran. Memang, tak semua informasi itu benar. Tak sedikit pula yang menyatakan pantangan itu sebagai mitos. Namun, banyak pantangan makanan yang telah diuji dan diperkuat secara medis.
Tak hanya ikan dan daging, sayuran mentah juga sebaiknya dihindari. Selain ancaman toxoplasma, pestisida yang dibawa oleh sayuran akan mengganggu perkembangan bayi di dalam kandungan. Sehingga pastikan semua sayuran yang Anda konsumsi dalam keadaan matang. Nah para ibu, berhati-hatilah menjaga kehamilan agar angka kematian ibu dan bayi bisa ditekan.
Bukan hanya sayuran mentah yang dilarang makan oleh ibu hamil namun ada makanan dan buah-buahan yang pantang juga untuk dimakan ibu hamil, seperti apa makanan dan buah-buahan tersebut?
Inilah ulasan mengenai Nama Sayuran Yang Dapat Menyebabkan Keguguran
  • Nanas

Buah ini sejak dulu kerap dikatakan sebagai makanan yang bisa menyebabkan keguguran. Kandungan bromelain dalam nanas, dikatakan dapat membuat leher rahim lunak dan memicu persalinan dini.

  • Pepaya

Pepaya yang mentah atau setengah matang banyak mengandung lateks, yang jika dimakan berefek menimbulkan kontraksi rahim. Hindari mengkonsumsi pepaya mentah atau setengah matang pada usia kehamilan awal. Namun jika pepaya tersebut telah benar-benar matang, maka tak apa memakannya, sebab bisa membantu menyembuhkan sembelit.

  • Anggur

Buah anggur sebaiknya dihindari pada kehamilan besar atau akhir. Buah bahan pembuat minuman keras ini dipercaya menyebabkan kandungan menjadi ‘panas’.

Makanan yang masih mentah atau setengah matang

Pantangan makanan ibu hamil yang pertama yaitu mengkonsumsi makanan yang kurang  matang atau bahkan mentah, akan meningkatkan resiko terjangkit toksoplasmosis dan bakteri E. Coli. Pada daging yang masih mentah atau belum matang sempurna, maka ada kemungkinan bahwa 2 jenis bakteri tersebut masih hidup. Bakteri toksoplasmosis dan bakteri E. Coli dapat mengakibatkan infeksi serius pada janin dalam kandungan ibu hamil.Bakteri toksoplasmosis banyak terdapat pada sayuran yang kurang bersih ketika dicuci. Sebaiknya ibu hamil harus waspada ketika akan menyantap salad. Atau jika khawatir adanya bakteri toksoplasmosis, maka sebaiknya hindari mengkonsumsi salad. Bakteri toksoplasmosis juga banyak terdapat pada kotoran kucing. Jika ibu hamil mempunyai peliharaan seekor kucing maka harus memastikan bahwa kucing selalu dalam keadaan bersih. Atau sebaiknya hindari dahulu untuk melakukan kontak langsung, sentuhan atau belaian pada kucing ketika dalam masa kehamilan.

Waspadai mengkonsumsi ikan laut

Saat ini tingkat pencemaran air laut sudah memasuki levwel yang sangat tinggi. Pencemaran air lut berupa logam berat dan merkuri perlu menjadi perhatian bagi para ibu hamil. Oleh karenanya berhati-hatilah ketika memilih ikan laut sebagai bahan makanan ibu hamil. Perhatikan dengan baik mengenai kandungan logam berat dan merkuri yang mungkin terdapat pada ikan laut. Dari lembaga kesehatan Amerika tidak menyarankan untuk mengkonsumsi ikan laut lebih dari 12 ons per minggu

Hindari makan unggas (ayam, bebek, dsb) mentah dan telur setengah matang

Seorang ibu hamil selama masa kehamilan tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi daging ayam mentah dan juga telur setengah matang, karena pada dua bahan makanan tersebut terdapat bakteri salmonela yang dapat mengakibatkan penyakit diare pada ibu hamil. Ibu hamil juga perlu memastikan kebersihan alat makan (piring dan mangkok) dan alat masak (penggorengan atau panci) yang sebelumnya telah dipakai untuk mengolah ayam atau telur mentah.Cuci alat-alat tersebut dengan sabun anti bakteri untuk menjaganya tetap bersih

Waspadai produk olahan susu

Ada beberapa produk olahan susu berupa keju yang disarankan untuk tidak mengkonsumsinya karena terdapat bakteri Listeria. Bakteri ini merupakan jenis bakteri yang menyebabkan keracunan dalam darah dan kelahiran premature, bahkan dapat mengakibatkan keguguran. Bakteri Listeria banyak terdapat pada jenis keju lunak seperti brie dan camembert; jenis keju blueveined, jenis keju dari susu kambing dan domba, dan beberapa jenis susu yang tidak dipasteurisasi. Ketika ibu dalam keadaan hamil sebaiknya hindari makanan ini untuk menjaga kesehatan janin dalam kandungan.

Seperti yang sudah disebutkan di awal tulisan, bahwa pada masa awal kehamilan merupakan saat dimana organ-organ janin mulai terbentuk. Maka penting untuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi oleh ibu. Pada ibu hamil tentunya membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak. Kebutuhan nutrisi yang lengkap sangat dibutuhkan untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi dalam kandungannya.

Minuman beralkohol

Minuman yang mengandung alkohol, sebaiknya dijauhi ibu hamil karena dapat bayi yang akan terlahir cacat. Mengkonsumi minuman beralkohol saat hamil akan menghambat aliran darah menuju janin. Dan juga akan mempengaruhi tingkat kecerdasan janin dalam kandungan.

Kopi

Sebaiknya ibu hamil menghindari untuk mengkonsumsi kopi. Hal ini disebabkan karena kopi mengandung kafein. Zat kafein di dalam kopi dapat meningkatkan detak jantuk pada janin, sehingga berakibat pada berat badan bayi yang rendah dan dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi, bahkan bisa menyebabkan keguguran.

Makanan pada ibu hamil memang perlu perhatian khusus. Karena dapat mempengaruhi tumbuh kembang janin dalam kandungan. Namun juga perlu diwaspadai juga bahwa ada jenis makanan tertentu yang justru dapat berakibat buruk pada perkembangan janin, bahkan dapat mengakibatkan keguguran.

Demikian ulasan mengenai Nama Sayuran Yang Dapat Menyebabkan Keguguran, Tentunya kebutuhan asupan gizi dari berbagai makanan menjadi prioritas bagi orang tua. Bukankah dari balita-balita yang sehat dan kuat nantinya di masa yang akan datang akan muncul sebuah generasi yang cerdas dan unggul. Karena itu, semua kebutuhan nutrisi buah hati sebisa mungkin harus lengkap dan seimbang. Dan satu hal lagi yang perlu dipahami bersama, yaitu bahwa nutrisi makanan janin dalam kandungan ibu tidak hanya menjadi tanggung jawab bagi ibu sendiri, tetapi juga merupakan tanggung jawab suami sebagai kepala rumah tangga dan orang-orang terdekat. Baca juga cara menangani demam pada anak dan cara mudah menghilangkan mual pada ibu hamil

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*