Dua Warga Jepang Disandra Isis Minta Tebusan Rp 2,5 triliun

032127900_1421744108-150120-isis-japanese-hostages-mn-0230_0_3e4a4da4b8da7b56fd146a4a8ad246ab.nbcnews-ux-720-400Sapujagat.com – ISIS selalu membunuh orang yang muncul di video ancamannya. Dalam sebuah video yang dirilis hari ini, kelompok militan Negara ISlam Irak dan Suriah (ISIS) mengancam akan membunuh dua warga Jepang kecuali pemerintah Negeri Matahari Terbit membayar uang tebusan mereka senilai Rp 2,5 triliun dalam waktu 72 jam.

Surat kabar the Times of Israel, Selasa (20/1), video itu diketahui dibuat oleh divisi media ISIS al-Furqan dan diunggah di situs yang berhubungan dengan ISIS.

Pria bertopeng hitam yang berbicara di dalam video itu memiliki suara mirip dengan militan Inggris yang sebelumnya memenggal jurnalis Amerika Serikat James Foley tahun lalu.

Dalam video itu dua sandera Jepang memakai baju warna jingga diketahui bernama Kenji Goto Jogo dan Haruna Yukawa. Pejabat Jepang hingga kini belum berkomentar terhadap munculnya video itu.

“Kalian dengan bangga sudah menyumbang Rp 1,2 triliun buat membunuh para perempuan dan anak-anak kami serta menghancurkan rumah warga muslim,” kata anggota ISIS di video itu.

Kementerian Luar Negeri Jepang mengatakan mereka mengetahui adanya video itu, tetapi menolak untuk berkomentar lebih lanjut.

Sandera menjadi alat propaganda kunci bagi ISIS. Kelompok milisi itu telah menguasai sebagian besar wilayah di Suriah timur dan utara serta barat Irak.

Baca juga kepolisian belgia berhasil redam serangan teroris yang diduga kelompok isis dan anonymous umumkan perang dengan militan

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*