Organda DKI Lakukan Rapat Tarif Turun Atau Tetap, Senin Keputusannya

031844_angkotdidki2Sapujagat.com – Shahfruhan Ketua Organda DKI,  mengaku para pengusaha angkutan masih dilema untuk menurunkan tarif sesuai harapan Gubernur DKI Basuki Tjajaha Purnama. Harga BBM memang sudah diumumkan kembali turun menjadi Rp 6.600 untuk jenis premium, dari sebelumnya Rp 7.600. Sementara jenis solar RP 6.400.

Organisasi Angkutan Darat DKI akan melakukan rapat untuk membahas penyesuaian tarif angkot pasca penurunan kembali harga BBM. Ketua Organda DKI Shahfruhan menyatakan, kepastian jumlah penurunan tarif itu akan diumumkan pada Senin (19/1) mendatang.

“Saya dan Organda akan rapat pada Senin (19/1) pagi. Nanti baru ketahuan apakah (tarifnya) akan turun atau tetap. Kalau seandainya ada penurunan, langsung hari itu juga kita buat surat edaran,” kata Shahfruhan saat berbincang dengan detikcom, Jumat (17/1/2015) malam.

Jika sudah ada hasil dan ditetapkan jumlah penyesuaian tarif, maka akan langsung diterapkan pada keesokan harinya. “Biasanya besoknya atau lusa sudah diberlakukan,” tuturnya.

Estimasinya, yang bisa mengalami penurunan tarif hanya untuk jenis taksi, itupun berkisar Rp 500. Sedangkan angkutan kota seperti mikrolet yang juga pakai premium, menurutnya tarifnya sulit turun. Tarif angkot saat ini Rp 4.000, merupakan tarif terbaru yang naik dari sebelumnya Rp 3.000 menyusul adanya kenaikan BBM beberapa waktu lalu.

Dia beralasan, komponen BBM hanya berdampak 20 persen dalam penyusunan harga tarif. Dampak paling besar yakni kenaikan suku cadang, biaya operasional, inflasi dan nilai tukar rupiah. Oleh karena itu, Organda DKI ingin tarif angkot di ibu kota tak diatur pemerintah.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*